Berita
Oleh Rihad pada hari Thursday, 28 Mei 2020 - 17:30:00 WIB
Bagikan Berita ini :

Sesuaikan Era Normal Baru, Pengurusan STNK, SIM dan BPKB Ditutup Hingga 29 Juni 2020

tscom_news_photo_1590661311.jpg
Ilustrasi tes SIM (Sumber foto : Ist)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)- Polri memperpanjang masa penutupan pelayanan Satuan Penyelenggara Administrasi (Satpas) SIM, STNK, dan BPKB.

Masyarakat dapat mengurus administrasi di Satpas setelah tanggal 29 Juni 2020. Bila SIM, STNK, dan BPKB sudah habis masa berlakunya, akan dilakukan pengecualian tanpa dikenakan denda. Hal itu bedasarkan Surat Telegram Kapolri Nomor 1473 tanggal 18 Mei 2020.

Kabagpenum Divisi Humas Polri Kombes Pol Ahmad Ramadhan mengatakan sampai dengan saat ini, pelayanan SIM, STNK, dan BPKB masih ditutup untuk publik selama pandemi COVID-19 sesuai ST Kapolri Nomor 1473 tanggal 18 Mei 2020. "Penutupan pelayanan dilanjutkan hingga 29 Juni 2020,” kata Ahmad di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Kamis (28/5).

Sementara itu, Presiden Joko Widodo telah memerintahkan kepada jajaran Kementerian/ Lembaga serta TNI-Polri untuk mensosialisasikan penuh penerapan new normal. Penerapan New Normal diberlakukan di 4 Provinsi yaitu DKI Jakarta, Jawa Barat, Sumatera Barat dan Gorontalo serta 25 Kabupaten/Kota. Karena itu, saat ini Polri juga tengah mengkaji pelayanan satpas saat new normal. “Korlantas Polri masih melakukan pengkajian tentang pelayanan publik dalam penerbitan SIM, STNK, dan BPKB yang adaptif dengan konsep new normal dari pemerintah,” ujar Ahmad.

Kepala Seksi SIM Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya Kompol Lalu Hedwin, mengatakan, pihaknya memberikan dispensasi bagi masyarakat yang ingin memperpanjang SIM yang masa berlaku habis pada 17 Maret hingga 29 Mei 2020. Ini dilakukan untuk mengurangi antrean di area Satpas demi mencegah penyebaran virus corona.

“Dispensasi berlaku untuk warga yang sehat dan termasuk suspect, positif corona, ODP (Orang dalam Pemantauan), dan PDP (Pasien dalam Pemantauan), yang sedang menjalani masa karantina, dapat memperpanjang setelah yang bersangkutan dinyatakan sehat," ujar Hedwin, Rabu (15/5).

tag: #polisi  #stnk  #corona  #normal-baru  
Bagikan Berita ini :
Dompet Dhuafa - teropongsenayan.com - Bantu Negeri Peduli Pendidikan Masa Pandemi
advertisement
Advertisement
Teropong Public Relation Award 2020
advertisement
Teropong Democracy Award 2020
advertisement
Dapatkan HARGA KHUSUS setiap pembelian minimal 5 PACK
advertisement
The Joint Lampung
advertisement
Berita Lainnya
Berita

Wisatawan ke Yogya Harus Bawa Keterangan Sehat

Oleh Rihad
pada hari Minggu, 25 Okt 2020
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)-Wisatawan yang akan berkunjung Kota Yogyakarta harus membawa keterangan sehat. “Silahkan berkunjung ke Yogyakarta, tetapi pastikan bahwa anda dalam kondisi yang sehat. ...
Berita

Akademisi UBK Ini Sebut UU Cipta Kerja Menjebol UUD 1945

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)- Akademisi Hukum dari Universitas Bung Karno (UBK) Azmi Syahputra menilai, tujuan UU Cipta Kerja yang disahkan 5 Oktober lalu, niatnya baik. Menurutnya, jika ...