Oleh Aries Kelana pada hari Sabtu, 30 Mei 2020 - 17:00:12 WIB
Bagikan Berita ini :

Demonstrasi Pembunuhan Floyd Menyebar ke Banyak Kota di AS

tscom_news_photo_1590832812.jpg
Demonstrasi di Amerika Serikat (Sumber foto : istimewa)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) – Dampak video terbunuhnya George Floyd yang diduga di tangan polisi Amerika Serikat (AS) luar biasa. Setelah unjuk rasa yang diikuti dengan kerusuhan masal serta penjarahan dan pembakaran di Minneapolis, aksi massa kemudian melebar ke sejumlah wilayah di negeri Paman Sam.

Di New York, ribuan pengunjuk rasa menyerbu perimeter keamanan Barclays Center di sana. Mereka ikut mengecam pembunuhan George Floyd, seorang pria kulit hitam Minneapolis yang meninggal setelah dijepit di leher di bawah lutut petugas kepolisian berkulit putih.

Di kota terpadat di dunia ini, sebagaimana dikutip reutrs.com (30/5/2020), polisi menangkap demonstrasi besar-besaran Jumat di Brooklyn, memuat pemrotes yang diborgol ke dalam bus kota yang berbaris di Atlantic Avenue serta terpaksa menutup jalan utama.

Berbagai kelompok pengunjuk rasa bersorak untuk musik hip hop dan mencoba untuk berdebat tentang kebrutalan polisi dengan petugas polisi dalam kerusuhan. Beberapa orang ditangkap setelah melemparkan botol dan proyektil.

Para demonstran meneriakkan kata-kata "Kita tidak bisa bernapas" dan spanduk dengan kata-kata itu di Manhattan, New York.

Kemudian di Atlanta, dalam pidato yang berapi-api, Bernice King, putri termuda dari ikon hak-hak sipil Martin Luther King Jr., memohon orang untuk pulang setelah lebih dari 1.000 pengunjuk rasa berbaris ke ibukota negara bagian dari Centennial Olympic Park, memblokir lalu lintas dan jalan raya antar negara bagian di sepanjang acara.

"Satu-satunya cara kita mendapatkan apa yang kita inginkan adalah melalui tanpa kekerasan," kata Bernice King di kota kelahiran ayahnya. "Mari kita lakukan ini dengan cara tanpa kekerasan untuk menghadapi kejahatan zaman kita."

King dibunuh pada tahun 1968, setahun setelah kerusuhan ras menyebar di banyak kota besar.

Demonstrasi Atlanta berubah kacau. Kebakaran terjadi di pusat kota Atlanta di dekat kantor CNN Center.

Di Detroit juga terjadi aksi massa. Ratusan pedemo di ibukota otomotif bergabung dengan March Against Police Brutality" di luar Markas Keselamatan Publik Detroit. Banyak yang meneriakkan, "Tidak ada keadilan, tidak ada kedamaian."

Beberapa membawa poster bertuliskan, "Akhiri kebrutalan polisi" dan "Aku tidak akan berhenti berteriak sampai semua orang bisa bernapas."

Seorang pria berusia 19 tahun yang memprotes di kota itu ditembak mati pada Jumat malam oleh seorang tersangka yang menarik para demonstran dengan kendaraan sport dan menembakkan tembakan ke kerumunan, kemudian melarikan diri, Detroit Free Press dan media lokal lainnya melaporkan. Polisi tidak dapat segera dihubungi untuk dimintai komentar.

Lalu di Denver ratusan orang berbaris dengan damai melalui pusat kota menuntut keadilan bagi Floyd. Kerumunan tumpah ke jalan masuk Interstate 45 dekat pusat kota meneriakkan, "Aku tidak bisa bernapas," dan "Tidak ada keadilan, tidak ada kedamaian."

tag: #amerika-serikat  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
DD X Teropong Senayan
advertisement
Lainnya
Berita

Mantap Bergabung di Partai Demokrat, Rahmad Darmawan Optimis Melihat Sosok Ketum AHY

Oleh Sahlan Ake
pada hari Selasa, 14 Jul 2020
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Mantan pelatih sepak bola Tim Nasional Indonesia Rahmad Darmawan resmi menjadi kader Partai Demokrat. Ia mempuyai alasan tersendiri bergabung dengan partai yang diketua ...
Berita

Fadel Usul KTA untuk UMKM dengan Bunga 1%

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Wakil Ketua MPR Fadel Muhammad mengusulkan pemberian Kredit Tanpa Agunan (KTA) untuk UMKM dengan bunga 1% sebagai stimulus ekonomi akibat pandemi Covid-19. Untuk itu ...