Oleh Bachtiar pada hari Kamis, 04 Jun 2020 - 16:18:29 WIB
Bagikan Berita ini :

Ibadah Haji 2020 Dibatalkan, DPR Desak Kemenag Beri Kepastian ke Jamaah

tscom_news_photo_1591262309.jpg
Marwan Dasopang Politikus PKB (Sumber foto : Istimewa)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)- Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI Marwan Dasopang mendesak agar Kementerian Agama memberikan kepastian kepada calon jemaah pasca adanya keputusan pembatalan pemberangkatan haji tahun 2020.

"Saat Menteri Agama mengumumkan tidak mengirimkan jamaah dalam pelaksanaan ibadah haji tahun ini kita kecewa karena tidak disebutkan hak-hak jamaah memang hanya sekilas, tapi (harusnya memberikan penjelasan) kita ingin Indonesia tahun ini tidak mengirim karena ini dan itu," tandas Marwan kepada wartawan, Kamis, (4/6/2020).

Menurutnya, Kementerian Agama mestinya dapat menyampaikan hak-hak jamaah yang telah melunasi ongkos haji namun gagal berangkat karena keputusan pemerintah tersebut.

"Misalkan jika ongkos haji tahun depan naik mereka tidak menambah," ujar Marwan.

Hal itu, kata Marwan, termasuk memberikan penjelasan soal pengembalian dana jika memang ada calon jemaah yang meminta ongkos hajinya tersebut dikembalikan.

"Misalnya disaat pandemi Covid-19 di paksa melunasi ongkos haji, mungkin karena dia sedang susah atau ada hutang dan jika ia meminta di balikan maka balikan.Pemerintah tidak menyampaikan hak-hak jamaah,
berbahaya," tutupnya.

tag: #haji  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
DD X Teropong Senayan
advertisement
Lainnya
Berita

Bupati Kutai Timur Beserta Istri Jadi Tersangka Suap

Oleh Rihad
pada hari Jumat, 03 Jul 2020
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan Bupati Kutai Timur Ismunandar dan istrinya, Ketua DPRD Kabupaten Kutai Timur Encek Unguria, sebagai tersangka dugaan ...
Berita

Bogor Izinkan Pesantren di 40 Kecamatan Mulai Belajar Lagi

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)- Pemerintah Kabupaten Bogor Jawa Barat kembali membolehkan Pondok Pesantren di 40 kecamatan melaksanakan kegiatan belajar mengajar (KBM). "Aktivitas sekolah dan ...