Berita
Oleh Emka Abdullah pada hari Sabtu, 30 Mei 2015 - 07:29:26 WIB
Bagikan Berita ini :

Ijazah Palsu Marak, Pemerintah Harus Umumkan PT Ilegal

74IJAZAHPALSU.jpg
Ilustrasi (Sumber foto : Atto Santoso/TeropongSenayan)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) - Pengamat sosial politik dari Universitas Indonesia (UI) Thamrin Amal Tamagola mendesak pemerintah untuk mengumumkan sejumlah nama perguruan tinggi (PT) ilegal yang tidak berhak menerbitkan ijazah. Pengumuman itu, kata dia, harus dikeluarkan sebelum pendaftaran calon kepala daerah.

"Dengan demikian KPU bisa menolak calon kepala daerah yang mendaftar dengan ijazah dari perguruan tinggi ilegal yang diumumkan tersebut," ujar Thamrin kepada TeropongSenayan di Jakarta, Jumat (29/5/2015).

Pasca terungkapnya dugaan ada anggota DPR RI yang menggunakan ijazah palsu, Kementerian Ristek dan Pendidikan Tinggi menyatakan telah memiliki daftar perguruan tinggi ilegal yang menerbitkan ijazah dari program strata 1 sampai strata 3. Selain itu diketahui juga banyak oknum yang memperjual-belikan ijazah palsu kepada pejabat, calon pejabat, karyawan dan politisi.

Menurut Thamrin, dengan adanya pengumuman resmi dari pemerinrah, KPU atau KPUD dapat langsung menolak atau melaporkannya ke pihak terkait jika ada bakal calon kepada daerah yang menggunakan ijazah dari perguruan tinggi yang diumumkan tersebut.

"Jangan sampai ada lagi kepala-kepala daerah berijazah palsu," pungkas Thamrin.(yn)

tag: #ijazah palsu  #perguruan tinggi  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Leap Telkom Digital
advertisement
DD BERBAGI
advertisement
Berita Lainnya
Berita

TB Hasanuddin: Presiden Bisa Mencabut Bintang Mahaputera Listyo Sigit

Oleh Sahlan Ake
pada hari Rabu, 04 Nov 2026
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Anggota Komisi I DPR RI TB Hasanuddin mendorong Presiden Prabowo Subianto melalui Dewan Gelar, Tanda Jasa, dan Tanda Kehormatan untuk mengkaji pencabutan Tanda Kehormatan ...
Berita

UMKM Binaan Telkom Jaring Peluang Bisnis di 18 Negara melalui TEI 2026

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) terus mendorong pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) Indonesia memperluas akses pasar dan meningkatkan daya saing di ...