Oleh Bachtiar pada hari Kamis, 25 Jun 2020 - 22:30:30 WIB
Bagikan Berita ini :

DPR Dukung Penuh Langkah Buwas Yang Akan Memecat 100 Karyawannya

tscom_news_photo_1593099030.jpg
Ilustrasi (Sumber foto : Istimewa)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)- Kalangan DPR RI mendukung penuh langkah Direktur Utama (Dirut) Badan Urusan Logistik/Bulog Budi Waseso yang mengancam akan memecat 100 karyawannya yang terindikasi melakukan berbagai penyimpangan.

"Saya dukung langkah Dirut Bulog (memecat 100 karyawan). Kasus mafia beras sudah lama dan justru pelakunya ya internal Bulog sendiri," kata Abdul Wachid Anggota Komisi VIII DPR RI itu kepada wartawan, Kamis (25/06/2020).

Diceritakan Wachid, berbagai praktek penyimpangan yang terjadi di Bulog tersebut bukanlah hal baru. Namun sudah berurat berakar sejak lama.

"Saya tahu (penyimpangan soal beras) sebelum jadi anggota DPR, waktu Koperasi Unit Desa (KUD) menjadi mitra pengadaan beras ke Bulog sekitar tahun 1988. Saya menjadi super Truck dan itu milikku sendiri kirim beras KUD ke Bulog," kata Wachid mengisahkan.

Apa yang terjadi tatkala dirinya sebelum dan sesudah jadi wakil rakyat di Senayan seperti saat ini, Wachid mengatakan justru praktek curang soal beras yang terjadi di Bulog ternyata semakin menjadi-jadi dari tahun ke tahunnya.

"Saya tahun 2009 sampai dengan 2014 saat di Komisi IV DPR bermitra dengan Bulog, tahun 2014 sampai dengan 2019 di Komisi VI bermitra juga dengan Bulog, jadi yang namanya beras Raskin dan beras Memet itu permainan oknum Bulog dengan kontraktor pengadaan beras, yang semua itu merugikan uang Negara," bebernya.

Lebih lanjut Wachid menekankan agar Dirut Bulog melakukan pembersihan secara menyeluruh terkait niatnya memberangus praktek-praktek curang soal beras yang dilakukan oknum-oknum Bulog.

"Jadi kalau Pak Buwas mau memberantas mafia harus sampai keakar-akarnya.
Biar Bulog ke depan akan mendapat tugas dari Presiden untuk wadah penyangga pangan rakyat bisa berjalan dengan baik," tegasnya.

Untuk diketahui, baru-baru ini Dirut Bulog Budi Waseso menegaskan akan memecat 100 karyawannya yang terindikasi melakukan penyimpangan.

"Potensinya iya (dipecat) karena ini orang-orang yang sudah sulit diubah. Berpikirnya sudah luar biasa, justru ini bagian dari mafia itu yang ada di internal Bulog," ungkap Buwas di Gedung DPR RI, Jakarta, Kamis (25/6/2020).

tag: #bulog  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Dapatkan HARGA KHUSUS setiap pembelian minimal 5 PACK
advertisement
The Joint Lampung
advertisement
Lainnya
Berita

Djoko Tjandra Mulai Rasakan Rutan Salemba

Oleh Rihad
pada hari Jumat, 07 Agu 2020
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)- Bareskrim Polri telah merampungkan pemeriksaan terhadap terpidana kasus korupsi pengalihan hak tagih (cessie) Bank Bali Djoko Tjandra. Atas hal itu, Bareskrim pun ...
Berita

Tujuh Rumah Sakit BUMN Dilebur Jadi Holding

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)- Pertamedika IHC melakukan penandatangan akta jual beli dengan tujuh BUMN pemilik Rumah Sakit BUMN dalam rangka pembentukan holding rumah sakit BUMN yang diadakan di ...