Oleh Rihad pada hari Jumat, 26 Jun 2020 - 16:35:39 WIB
Bagikan Berita ini :

Lapak Ibu, Solusi Digital untuk Para Ibu dan Pedagang Pasar Tradisional

tscom_news_photo_1593164139.jpg
(Sumber foto : )

JAKARTA, TEROPONG SENAYAN - Pandemi COVID-19 yang melanda Indonesia memberikan dampak besar terhadap ekonomi terutama para pelaku bisnis Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), salah satunya yang berada di pasar tradisional. Adanya kondisi pandemi membuat masyarakat tidak berani berbelanja ke pasar karena rentan terpapar COVID-19 sehingga mengakibatkan lesunya perekonomian di pasar. Menyadari hal tersebut, PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) hadir memberikan solusi digital bagi pedagang dan pembeli di pasar tradisional. Lapak Ibu, merupakan aplikasi digitalisasi pasar yang memudahkan pedagang pasar dan pembeli untuk bertransaksi.Kick offLapak Ibu ini dilakukan secara virtual oleh Direktur Digital Business Telkom, Muhamad Fajrin Rasyid pada Rabu (24/6). Pasar tradisional BSD Tangerang menjadipilot projectuntuk implementasi aplikasi Lapak Ibu.

Dalam sambutannya, Direktur Digital Business Telkom Muhamad Fajrin Rasyid mengatakan bahwa kehadiran Lapak Ibu ini berangkat dariproblemdi pasar yang diharapkan dapat membawa masyarakat khususnya UMKM untuk lebih mengembangkan potensi digitalnya. “Lapak Ibu adalah amanah bagi Telkom untuk menjawab tantagan transformasi digital baik di dalam maupun di luar Telkom. Semogapilot projectini dapat menjadi pelajaran dan berkembang lagi ke depannya,” ujar Fajrin.

Untuk saat ini, Lapak Ibu menyasar segmen ibu rumah tangga yang biasa berbelanja di pasar tradisonal. Secara umum, alur transaksinya adalah pembeli membuat pesanan dan pembayaran diwebsiteLapak Ibu yang disediakan oleh Sakoo,startupbinaan Telkom. Selanjutnyamiddle manyang bertindak sebagaipersonal shopperakan menerima pesanan tersebut dan berkoordinasi dengan pedagang yang ada di pasar tradisional, kemudian membeli belanjaan tersebut. Hasil belanjaan kemudian dikirimkan melalui kurir ke pembeli.

“Lapak Ibu masih dalam tahapproduct validation. Validasi terus kami lakukan demi dapat menghasilkan solusi yang tepat untuk kebutuhan mereka (pedagang dan pembeli). Pemilihan Pasar BSD Tangerang sebagaipilot projectkarena merupakan area zona merah terdampak COVID-19 dan ibu-ibu yang berbelanja di sekitar pasar sudahfamiliarmenggunakan aplikasi untuk berbelanja demi mementingkan keamanan. Ke depannya semoga pasaronlineLapak Ibu ini dapat diterapkan di berbagai daerah di Indonesia,” tambah Executive Vice President Digital & Next Business Telkom, Joddy Hernady.

Lapak Ibu dioperasikan oleh Sakoo (Satu Toko Online) yang merupakan aplikasi berbasiswebyang menyediakan dan mengintegrasikanchannelpenjualanofflinedanonlinesehingga dapat membantu pemilik bisnis untuk meningkatkan efektivitas dan efisiensi dalam berjualan. Sakoo menyediakan fitur – fitur berupa pengelolaan stok, transaksi, data pelanggan, dan katalog produk.

“Semoga dengan kehadiran Lapak Ibu, Telkom dapat terus mendukung pemberdayaan UMKM demi menggerakkan kembali roda perekonomian Indonesia dan membantu masyarakat untuk beraktivitas meski dari rumah,” tutup Fajrin.

tag: #pt-telkom  
Bagikan Berita ini :
Dompet Dhuafa - teropongsenayan.com - ZAKAT
advertisement
Advertisement
Dompet Dhuafa - teropongsenayan.com - ZAKAT
advertisement
Dapatkan HARGA KHUSUS setiap pembelian minimal 5 PACK
advertisement
The Joint Lampung
advertisement
Lainnya
Bisnis

Pedagang Daging Mulai Jualan Lagi

Oleh Rihad
pada hari Jumat, 22 Jan 2021
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)-Pedagang daging sapi kembali berjualan hari iji, Jumat (22/1)J Jadibagi masyarakat tidak perlu khawatir, mulai besok pedagang daging sapi mulai jualan lagi. Stok cukup dan ...
Bisnis

Jasa Raharja Telah Berikan Santunan Kepada 39 Ahli Waris Korban Sriwijaya Air

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)-Jasa Raharja telah memberikan santunan ke 39 ahli waris atau keluarga korban. "Jasa Raharja telah menyelesaikan dan menyerahkan ke 39 ahli waris korban, kami terus ...