Berita
Oleh Alfin Pulungan pada hari Thursday, 23 Jul 2020 - 07:45:00 WIB
Bagikan Berita ini :

Isu Dinasti Politik, Hasto Minta Publik Berlaku Adil pada Gibran dan Nur Azizah 

tscom_news_photo_1595463460.jpg
Gibran dan Nur Azizah Ma'ruf (Sumber foto : Istimewa)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Sekretaris Jenderal DPP PDI Perjuangan (PDIP) Hasto Kristiyanto meminta publik tak mempersoalkan pencalonan putra sulung Presiden Jokowi dan putri KH Ma"ruf Amin yang akan mengikuti pencalonan kepala daerah di pilkada 2020.

Sebagaimana hak warga negara lainnya untuk mengikuti kontestasi pilkada, Hasto pun meminta publik bersikap adil pada keduanya. Hal ia sampaikan saat konferensi pers virtual usai peresmian kantor baru PDIP di 20 wilayah, Rabu (22/7/2020).

"Kita lihat misalnya di Kota Tangsel, ada anak KH Maruf Amin. Jadi bukan karena anak pejabat negara lalu hak politiknya tercabut karena hal tersebut. Yang penting rakyat yang menentukan dan memiliki jelas Hasto.

Di negara maju dengan demokrasi yang sudah matang seperti Amerika Serikat, Hasto mengatakan praktik semacam itu tak menjadi persoalan. Ia mencontohkan bagaimana George Bush dan keluarganya eksis dalam jagad perpolitikan Amerika. Begitu juga dengan keluarga Kennedy. Hal itu, menurut Hasto, tak mengherankan karena ada sifat alamiah di dalam kehidupan politik.

Hasto mengungkapkan PDIP tak menutup mata atas kritikan terkait isu dinasti politik. PDIP sendiri melihat bahwa proses kaderisasi justru harus dimulai dari keluarga, sama seperti pendidikan agama yang dimulai dari keluarga juga. Hal yang sama juga berlaku untuk pendidikan politik.

Pemahaman seperti itu yang membuat PDIP terus membuka ruang pengkaderan calon kepala daerah, baik untuk individu yang selama ini beraktivitas di partai, maupun yang berasal dari luar partai. Semua itu, kata Hasto, diramu dengan berbagai pertimbangan, direkomendasikan, kemudian harus mengikuti sekolah calon kepala daerah.

"Mas Gibran misalnya. Jelas Mas Gibran adalah anak Presiden Jokowi. Tetapi sesuai dengan apa yang tertuang di dalam konstitusi partai, setiap warga negara memiliki hak konstitusional untuk mencalonkan dan dicalonkan. Gibran tidak bisa memilih mau lahir dari mana," kata Hasto.

"Begitu pula proses itu juga dibuka oleh PDI Perjuangan. Yang penting seluruh calon-calon tersebut termasuk Gibran, juga mengikuti seluruh proses kaderisasi kepemimpinan yang disiapkan oleh partai," tambahnya menandaskan.

Sebagaimana diketahui, Putra pertama Presiden Jokowi, Gibran Rakabuming Raka akan diusung oleh PDIP di Kota Solo sebagai calon Wali Kota. Sementara putri Wakil Presiden KH Ma"ruf Amin, Nur Azizah, akan diusung PKS dan Partai Demokrat (PD) sebagai calon Wali Kota di Tangerang Selatan.

tag: #gibran-rakabuming  #nur-azizah-maruf  #hasto-kristiyanto  #pdip  #pilkada-2020  
Bagikan Berita ini :
Dompet Dhuafa - teropongsenayan.com - Bantu Negeri Peduli Pendidikan Masa Pandemi
advertisement
Advertisement
Top Up Jackcard Kamu Dengan JakOne Mobile
advertisement
Dompet Dhuafa - teropongsenayan.com - Bantu Negeri Peduli Pendidikan Masa Pandemi
advertisement
Dapatkan HARGA KHUSUS setiap pembelian minimal 5 PACK
advertisement
Dapatkan HARGA KHUSUS setiap pembelian minimal 5 PACK
advertisement
The Joint Lampung
advertisement
Berita Lainnya
Berita

Dua Hari Terakhir, Penularan COVID-19 Pecahkan Rekor di Kabupaten Bogor

Oleh Rihad
pada hari Sabtu, 26 Sep 2020
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)-Kabupaten Bogor, Jawa Barat mencatat rekor kasus terkonfirmasi positif COVID-19 tertinggi selama dua hari berturut-turut. "Hari ini ada 57 tambahan kasus terkonfirmasi ...
Berita

Tingkatkan Kewaspadaan, Jumlah Meninggal Akibat COVID-19 Lebih 10 Ribu Orang

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)-Tidak diragukan lagi COVID-19 adalah virus yang berbahaya. Satuan Tugas Penanganan COVID-19 mencatat penambahan 4.494 kasus sehingga jumlah akumulasi kasus infeksi di ...