Oleh Rihad pada hari Jumat, 31 Jul 2020 - 23:17:30 WIB
Bagikan Berita ini :

Jenderal Idham Azis Akan Bersihkan Kepolisian dari Oknum Nakal

tscom_news_photo_1596212250.jpg
Kapolri Jenderal Idham Azis (Sumber foto : Ist)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) - Kapolri Jenderal Idham Azis mengatakan bahwa penangkapan Djoko Tjandra merupakan komitmen Polri membantu pemerintah menangkap buronan kakap.

Menurut Idham, penangkapan Djoko Tjandra merupakan komitmen Polri untuk menjawab keraguan publik bahwa Polri bisa menangkap yang bersangkutan.

"Terbuka dan transparan serta tidak akan ditutup-tutupi. Artinya siapa pun yang terlibat dalam pelarian Djoko akan diproses hukum. Ini juga sebagai upaya bersih-bersih Polri terhadap oknum nakal," tegas jenderal bintang empat ini.

Menurut dia, hal itu merupakan komitmen Polri untuk mengusut tuntas kasus Djoko secara transparan dan objektif.

Mengingat bahwa Djoko akan dieksekusi untuk menjalani hukumannya sesuai putusan pengadilan yang telah berkekuatan hukum tetap atau inkrah, maka pihaknya akan berkoordinasi dengan Kejaksaan Agung dan KPK untuk proses hukum selanjutnya.

"Proses untuk Djoko Tjandra sendiri, tentunya ada proses di kejaksaan yang tentunya akan ditindaklanjuti. Kami juga akan berkoordinasi dengan KPK," kata Idham.


Proses Penangkapan

Idham menuturkan, proses penangkapan Djoko Tjandra berawal dari instruksi Presiden Jokowi.

Dia menjelaskan, dua pekan lalu Presiden Jokowi menginstruksikannya untuk mencari sekaligus menangkap Djoko Tjandra.

Idham berusaha untuk sigap dan cepat menyikapi instruksi itu. Dia pun membentuk tim khusus. "Perintah itu kemudian kami laksanakan. Kami bentuk tim kecil karena informasinya yang bersangkutan berada di Malaysia," ujar Idham.

Setelah tim terbentuk, pihaknya langsung mengirimkan surat kepada Kepolisian Malaysia.

Surat tersebut berisi permintaan kerja sama antara police to police untuk menangkap Djoko Tjandra yang ketika itu terdeteksi berada di Kuala Lumpur, Malaysia.

Proses kerja sama dan kerja keras tim membuahkan hasil. Keberadaan Djoko Tjandra akhirnya diketahui.

Kemudian pada Kamis (30/7), Kepala Bareskrim Polri Komjen Listyo Sigit Prabowo berangkat ke Malaysia untuk memimpin proses penangkapan dengan didampingi Kadiv Propam Polri Irjen Ignatius Sigit.

"Djoko Tjandra ini kerap berpindah-pindah tempat, tetapi alhamdulillah berkat kesabaran dan kerja keras tim, Djoko Tjandra berhasil diamankan," kata mantan Kapolda Metro Jaya ini.

tag: #djoko-tjandra  #polisi  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Dapatkan HARGA KHUSUS setiap pembelian minimal 5 PACK
advertisement
The Joint Lampung
advertisement