Oleh Rihad pada hari Kamis, 06 Agu 2020 - 10:57:39 WIB
Bagikan Berita ini :

Rencana Pemberian Bansos untuk Pegawai Bergaji Rp5 Juta ke Bawah Malah Membingungkan

tscom_news_photo_1596686259.jpg
ilustrasi pekerja (Sumber foto : ist)


JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)- Pernyataan Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati soal rencana pemerintah memberikan bansos (bantuan sosial) kepada pekerja dengan gaji di bawah Rp5 juta dapat sorotan dari politisi hingga pimpinan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Achsanul Qosasi. Ia mempertanyakan bagaimana pemerintah akan menjalankan skema bansos untuk pekerja bergaji di bawah Rp5 juta itu.

Diketahui, untuk program ini pemerintah menyiapkan dana Rp32 triliun, untuk 13 juta pekerja yang jadi sasaran. "Bagaimana caranya? Rencanakan Janji itu dengan baik, agar tidak timbul masalah baru," tulis Achsanul pada Kamis (6/8). Sebelumnya Anggota Komisi VI DPR Herman Khaeron justru merasa bingung dengan rencana pemerintah mengucurkan bansos untuk pekerja dengan gaji di bawah Rp5 juta itu.

"Kalau pekerja yang bergaji di bawah 5 juta ditambah pemerintah, bagaimana dengan rakyat yang tidak memiliki pendapatan? Saya masih belum paham pemikiran SMI ini?" ucap Herman Khaeron. "Apakah tidak sebaiknya dibuat program padat karya secara masif agar ada pekerjaan di masyarakat dan mengatrol daya beli," lanjutnya.

Sekitar 13 juta pekerja dengan gaji di bawah Rp5 juta akan mendapatkan bansos (bantuan sosial) dari pemerintah. Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyebutkan, anggaran yang disiapkan mencapai Rp31 triliun. Anggota Komisi VI DPR RI Herman Khaeron mengaku masih bingung dengan rencana pemerintah tersebut.

Menurut Politikus Partai Demokrat itu, saat ini masih banyak rakyat yang tidak memiliki pendapatan. "Kalau pekerja yang bergaji di bawah 5 juta ditambah pemerintah, bagaimana dengan rakyat yang tidak memiliki pendapatan?," tulis Kang Hero lewat akun Twitter pribadinya @akang_hero, Kamis (6/8). Menurut Kang Hero, lebih baik dana yang ada untuk program padat karya.

"Saya masih belum paham pemikiran SMI ini? Apakah tidak sebaiknya dibuat program padat karya secara masif agar ada pekerjaan di masyarakat dan mengkatrol daya beli," lanjut wakil rakyat asal Jawa Barat ini.

Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati mengatakan pekerja dengan gaji di bawah Rp5 juta akan mendapat bantuan sosial (bansos) dari pemerintah. “Pemerintah akan memberikan bansos untuk mereka dengan gaji di bawah Rp5 juta,” katanya dalam konferensi pers terkait KSSK di Jakarta, Rabu 5 Agustus 2020.

Sri Mulyani menyatakan penerima bansos itu akan mencapai 13 juta pekerja dengan anggaran yang disiapkan mencapai Rp31 triliun. “Sekarang sedang diidentifikasi targetnya yang diperkirakan bisa mencapai 13 juta. Nanti anggarannya kira-kira sekitar Rp31 triliun,” ujarnya.

Tak hanya itu, ia menyatakan peningkatan belanja pemerintah juga akan dilakukan untuk melindungi masyarakat seperti melalui bantuan sosial produktif hingga Rp30 triliun bagi 12 juta UMKM.

Kemudian, pemerintah turut menambah bansos untuk pemberian beras kepada 10 juta penerima dengan anggaran Rp4,6 triliun.

tag: #bansos  
Bagikan Berita ini :
Dompet Dhuafa - teropongsenayan.com - Bantu Negeri Peduli Pendidikan Masa Pandemi
advertisement
Advertisement
Top Up Jackcard Kamu Dengan JakOne Mobile
advertisement
Dompet Dhuafa - teropongsenayan.com - Bantu Negeri Peduli Pendidikan Masa Pandemi
advertisement
Dapatkan HARGA KHUSUS setiap pembelian minimal 5 PACK
advertisement
Dapatkan HARGA KHUSUS setiap pembelian minimal 5 PACK
advertisement
The Joint Lampung
advertisement
Lainnya
Bisnis

Pantau Protokol Kesehatan Pengguna KRL, PT KCI Terjunkan 4700 Petugas

Oleh Givary Apriman
pada hari Senin, 21 Sep 2020
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) -  PT Kereta Commuter Indonesia (KCI) menerjunkan 4.700 petugas untuk memantau protokol kesehatan hingga penggunaan masker untuk pengguna kereta rel listrik ...
Bisnis

Tenang, China Tidak Akan Larang Impor Ikan dari Indonesia

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)-Tersiar kabar China melarang impor hasil perikanan Indonesia. Tapi Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia menegaskan ekspor komoditas kelautan dan perikanan ke China ...