Oleh Alfin Pulungan pada hari Sabtu, 12 Sep 2020 - 14:03:09 WIB
Bagikan Berita ini :

Anggota DPR Bingung Omongan Jokowi yang Kekeuh Genjot Ekonomi, Tapi Malah Menurun 

tscom_news_photo_1599894180.jpeg
Presiden Joko Widodo (Sumber foto : Istimewa)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN-- Politikus Partai Amanat Nasional Guspardi Gaus menilai Presiden Joko Widodo (Jokowi) sudah menyadari faktor terpenting dalam penanganan pandemi Covid-19 adalah kesehatan. Namun, Guspardi memandang prinsip tersebut jadi kontraksi saat melihat realita yang terjadi saat ini.

Menurutnya, faktor ekonomi yang selama ini selalu jadi fokus utama Jokowi justru tidak menunjukkan perbaikan yang signifikan terhadap ekonomi negara.

“Kita mendahulukan ekonomi, tapi akibatnya ekonomi bukan makin naik, tapi makin parah. Kalau di awal-awal pemerintah berhitung secara jernih, Indonesia bisa terhindar dari ancaman resesi ekonomi dimasa pandemi ini,” kata Guspardi dalam keterangan persnya, Jumat (11/9).

Anggota Komisi II DPR ini mengatakan, sejak awal dirinya sudah bersuara bahwa kesehatan dan keselamatan masyarakat adalah faktor utama dalam penanganan pandemi Covid-19 ini. “Artinya adalah penanganan Covid-19 adalah sesuatu yang amat penting. Inilah yang harus menjadi fokus utama oleh negara dalam mengatasi Covid-19,” katanya.

Guspardi Gaus


Ia menduga pertumbuhan kasus positif Covid-19 di Tanah Air yang masih bertambah dengan pesat adalah faktor yang membuat Jokowi menyadari bahwa kesehatan harus diutamakan. “Barangkali presiden tersentak dengan kondisi itu,” ujarnya.

Berdasarkan data dari Kementerian Kesehatan, Jumat (11/9/2020) jam 12.00, jumlah kasus kumulatif Covid-19 sudah tembus diatas 200.000 orang tepatnya 210.940 orang, 150.217 orang sembuh dan 8.544orang yang meninggal.

Presiden Jokowi sebelumnya mengatakan kunci agar ekonomi di Indonesia bisa membaik sangat tergantung dari kesehatan masyarakatnya. “Sekali lagi, kunci dari ekonomi kita agar lebih baik adalah kesehatan yang baik. Kesehatan yang baik akan menjadikan ekonomi kita baik,” ujar Jokowi di Istana Negara, Jakarta, Senin (7/9) lalu.

tag: #ekonomi-indonesia  #jokowi  #guspardi-gaus  
Bagikan Berita ini :
Dompet Dhuafa - teropongsenayan.com - Bantu Negeri Peduli Pendidikan Masa Pandemi
advertisement
Advertisement
Top Up Jackcard Kamu Dengan JakOne Mobile
advertisement
Dompet Dhuafa - teropongsenayan.com - Bantu Negeri Peduli Pendidikan Masa Pandemi
advertisement
Dapatkan HARGA KHUSUS setiap pembelian minimal 5 PACK
advertisement
Dapatkan HARGA KHUSUS setiap pembelian minimal 5 PACK
advertisement
The Joint Lampung
advertisement
Lainnya
Berita

BP2MI Ungkap Pemerasan Terhadap Pekerja Migran ke Korea

Oleh Alfin Pulungan
pada hari Jumat, 23 Okt 2020
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) -- Kepala Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia ( BP2MI) Benny Rhamdani mengungkap adanya praktik pemerasan yang dilakukan perusahaan kepada pekerja migran Indonesia ...
Berita

Formappi Nilai Tindakan Setneg Koreksi Draft Omnibus Law Pelanggaran UU

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)- Peneliti Forum Masyarakat Peduli Parlemen (Formappi) Lucius Karus menilai, tindakan Sekertariat Negara (Setneg) yang diduga menghapus pasal tentang minyak dan gas bumi dari ...