Oleh Sahlan Ake pada hari Selasa, 22 Sep 2020 - 22:54:21 WIB
Bagikan Berita ini :

Wasekjen Demokrat: Resesi Akibat Salah Kebijakan Jokowi Soal Pandemi

tscom_news_photo_1600790061.jpg
Irwan Wasekjen Demokrat (Sumber foto : Istimewa)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Indonesia resmi memasuki resesi, karena itu perlu solusi kongkrit yang harus dilakukan pemerintah, bukan hanya pragmatis.

Demikian disampaikan Wasekjen Partai Demokrat Irwan dalam keterangannya kepada wartawan di Jakarta, Selasa (22/8/2020).

Menurut Irwan, Indonesia saat ini mengalami dua krisis kembar yakni ekonomi dan pandemi. Di mana pandemi menjadikan ekonomi Indonesia semakin parah bahkan resesi.

Irwan pun menilai faktor utama yang sebabkan resesi yakni kinerja pemerintahan Jokowi yang lamban dan salah kebijakan dalam menangani pandemi.

“Pemerintah gagal responsif dan adaptif dalam menetapkan prioritas kebijakan dalam menangani pandemi. Padahal solusi utama menghadapi resesi adalah mengakhiri pandemi. Apabila pandemi berakhir resesi pun akan usai,” jelas anggota DPR RI ini.

Selain itu, sambung pria akrab disapa Irwan Fecho ini resesi saat ini disebabkan adanya masalah sistemik

Irwan pun menegaskan apapun dalih pemerintah, kondisi ini sangat memprihatinkan, padahal di saat pandemi, pemerintah memiliki ruang yang besar untuk menjaga pertumbuhan ekonomi dengan berbagai skema dan regulasi.

“Dalam regulasi terkait penanganan pandemi, pemerintah memiliki kewenangan besar untuk mengelola keuangan negara selonggar-longgarnya tanpa potensi pidana. Pemerintah juga sudah menggelontorkan dana besar untuk program pemulihan ekonomi nasional (PEN),” jelas Legislator asal Kaltim ini.

Irwan pun melanjutkan, solusi lainnya yakni peningkatan konsumsi masyarakat harus dilakukan secara terus menerus.

Di mana, sambungnya, daya beli masyarakat tetap terjaga di tengah resesi.

“Program-program padat karya tunai serta bantuan langsung tunai bisa untuk meningkatkan daya beli masyarakat. Sehingga tentunya secara konsisten dan massif program padat karya harus terus digalakkan,” tutup Irwan.

Sebelumnya diberitakan, Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati menyebut perekonomian Indonesia akan masuk ke teritori negatif pada kuartal tiga, sementara kuartal empat memiliki potensi yang sama.

Sehingga, sambung Sri Mulyani Indonesia dipastikan masuk ke jurang resesi akibat pandemi Covid 19.

tag: #irwan  #jokowi  
Bagikan Berita ini :
Indonesia Digital Network 2021
advertisement
Advertisement
Indonesia Digital Network 2021
advertisement
Dompet Dhuafa - teropongsenayan.com - ZAKAT
advertisement
Dapatkan HARGA KHUSUS setiap pembelian minimal 5 PACK
advertisement
The Joint Lampung
advertisement
Lainnya
Berita

Jokowi Cabut Perpres Miras, MUI Berikan Apresiasi Untuk Presiden

Oleh Yoga
pada hari Selasa, 02 Mar 2021
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)- Dalam Konferensi pers di Jakarta, Ketua Bidang Fatwa MUI, Asrorun Niam Sholeh menyampaikan apresiasinya atas pencabutan lampiran Perpres Nomor 10/2021 tentang investasi ...
Berita

Pertama di Indonesia! Grab Luncurkan Pusat Vaksinasi Via Drive Thru

JAKARTA ( TEROPONG SENAYAN ) -- Perusahaan ride-hailing Grab dan platform kesehatan Good Doctor bekerja sama dengan Kementerian Kesehatan ( Kemenkes) dan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif ...