Oleh Alfin Pulungan pada hari Kamis, 01 Okt 2020 - 10:33:34 WIB
Bagikan Berita ini :

BPIP dan Seluruh Pejabat Negara Peringati Hari Kesaktian Pancasila

tscom_news_photo_1601523040.jpg
Pejabat BPIP saat upacara peringatan Hari Kesaktian Pancasila secara virtual, Kamis 1 Oktober 2020 (Sumber foto : Humas BPIP)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) -- Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP), Prof Yudian Wahyudi menghadiri peringatan Hari Kesaktian Pancasila secara virtual pagi ini, Kamis, 1 Oktober 2020. Peringatan Hari Kesaktian Pancasila dipusatkan di Monumen Pancasila Sakti, Lubang Buaya, Cipayung, Jakarta Timur.

Hadir secara fisik di tempat upacara Presiden Joko Widodo, Wakil Presiden Ma"ruf Amin, Ketua MPR Bambang Soesatyo, Ketua DPD La Nyalla Mattalitti, Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Muhadjir Effendy, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Anwar Makarim sebagai host upacara, Panglima TNI Hadi Tjahjanto, dan Kapolri Jenderal Idham Azis.

Sementara para pejabat negara lainnya menghadiri upacara Hari Kesaktian Pancasila secara virtual.

Hari Kesaktian Pancasila merupakan satu dari dua peringatan tahunan penting terkait Pancasila. Bila tanggal 1 Juni diperingati sebagai lahirnya Pancasila, merujuk pada saat ketika Bung Karno berpidato secara sistematis tentang dasar negara di depan sidang Badan Penyelidik Usaha-Usaha Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI), maka tanggal 1 Oktober diperingati sebagai kokohnya Pancasila sebagai ideologi negara yang bisa menangkal rongrongan ideologi lain.

Hal itu karena Pancasila digali dari nilai-nilai luhur lokal, sehingga kuat tertanam dan diyakini oleh elemen-elemen bangsa. Kekuatan internal bangsa ini membuat Pancasila mampu menghadapi tantangan ideologi-ideologi lain seperti komunisme atau liberalisme yang tidak berakar dalam kehidupan bangsa.

Menurut Yudian, peringatan Hari Kesaktian Pancasila ini diperlukan untuk menumbuhkan dan menguatkan nasionalisme, utamanya kecintaan pada ideologi negara Pancasila. Ia menegaskan Pancasila merupakan anugerah terbesar Tuhan YME kepada bangsa Indonesia.

"Melalui Pancasila kita bisa mengatasi perbedaan dan menjadi negara besar,” kata Yudian.

Lebih lanjut, ia mendorong generasi muda untuk memahami sejarah dan signifikansi Pancasila dalam kehidupan berbangsa. “Kesadaran sejarah perlu diwariskan kepada generasi muda, karena merekalah pemimpin masa depan,” ujarnya.

Di lingkungan BPIP, peringatan Hari Kesaktian Pancasila juga dihadiri oleh para pejabat eselon 1 seperti Sekretaris Utama dan para Deputi. Sebagian pimpinan menghadiri upacara secara kolektif di kantor BPIP, tetapi tetap mematuhi protokol kesehatan seperti menjaga jarak dan memakai masker atau pelindung wajah (face shield).

tag: #bpip  #hari-kesaktian-pancasila  #pancasila  #g30s-pki  
Bagikan Berita ini :
Dompet Dhuafa - teropongsenayan.com - Bantu Negeri Peduli Pendidikan Masa Pandemi
advertisement
Advertisement
Top Up Jackcard Kamu Dengan JakOne Mobile
advertisement
Dompet Dhuafa - teropongsenayan.com - Bantu Negeri Peduli Pendidikan Masa Pandemi
advertisement
Dapatkan HARGA KHUSUS setiap pembelian minimal 5 PACK
advertisement
Dapatkan HARGA KHUSUS setiap pembelian minimal 5 PACK
advertisement
The Joint Lampung
advertisement
Lainnya
Berita

Fraksi PKS: Ulama dan Santri Terdepan Dalam Meneguhkan Kedaulatan NKRI

Oleh Sahlan Ake
pada hari Sabtu, 24 Okt 2020
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Memperingati Hari Santri 22 Oktober 2020 Fraksi PKS DPR RI menggelar Zoominar dengan Tema "Meneladani Peran Ulama dan Santri Dalam Meneguhkan Kedaulatan NKRI" ...
Berita

Diduga Sering Cemarkan Nama Baik NU, Gus Nur Ditangkap Polisi

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)-Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri menangkap Sugi Nur Raharja atau akrab disapa Gus Nur terkait kasus dugaan ujaran kebencian yang bermuatan SARA dan penghinaan. ...