Oleh Givary Apriman pada hari Kamis, 01 Okt 2020 - 17:37:04 WIB
Bagikan Berita ini :

Salah Satu Anggota Komisi VI DPR RI Positif Covid-19, Rapat Komisi VI Sementara Akan Dilakukan Virtual

tscom_news_photo_1601548611.jpg
Wakil Ketua Komisi VI DPR RI Martin Manurung (Sumber foto : Istimewa)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) - Wakil Ketua Komisi VI DPR RI Martin Manurung mengatakan kalau untuk sementara Rapat Komisi VI DPR RI akan dilakukan secara virtual.

Hal ini menyusul kabar yang beredar yaitu salah satu Anggota Komisi Vi DPR RI Abdul Hakim Bafagih positif terkena Covid-19.

"Iya (benar),” kata Martin Manurung saat dihubungi Teropong Senayan, Kamis (01/09/2020).

Rapat Komisi VI DPR RI untuk sementara waktu akan dilakukan secara virtual sambil melihar perkembangan yang terjadi.

"Sementara rapat akan dilakukan secara virtual, kita akan lihat utk berapa lama hal itu akan berlangsung. Tapi minimal 3-5 hari," ujarnya.

Martin juga menyebut kalau seluruh Anggota dan Staff Komisi VI DPR RI akan dilakukan Swab Test.

"Kemudian swab test akan dilakukan utk semua anggota Komisi VI dan staff," pungkasnya.

tag: #dpr  #komisi-vi-dpr  #corona  #covid-19  
Bagikan Berita ini :
Indonesia Digital Network 2021
advertisement
Advertisement
Indonesia Digital Network 2021
advertisement
Dompet Dhuafa - teropongsenayan.com - ZAKAT
advertisement
Dapatkan HARGA KHUSUS setiap pembelian minimal 5 PACK
advertisement
The Joint Lampung
advertisement
Lainnya
Berita

Ketum DEIT,  Annar Sampetoding:Penangkapan Nurdin Abdullah  Mencoreng Nama Baik Bugis – Makassar

Oleh Ariful Hakim
pada hari Minggu, 28 Feb 2021
JAKARTA(TEROPONGSENAYAN)--Penangkapan Gubernur Sulawesi Selatan Nurdin Abdullah oleh KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi) selain mengejutkan juga mencoreng nama baik warga Sulawesi Selatan. Demikian ...
Berita

Soal Investasi Miras, PKS : Kontradiktif dengan Visi SDM Jokowi

JAKARTA ( TEROPONG SENAYAN ) -- Politikus Partai Kesejahteraan Sosial (PKS), Mardani Ali Sera, meminta kebijakan Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang menerbitkan Peraturan Presiden mengenai izin ...