Oleh Sahlan Ake pada hari Senin, 19 Okt 2020 - 11:54:51 WIB
Bagikan Berita ini :

Irjen Napoleon Jangan Asal Fitnah soal Buka-bukaan Kasus Djoktjan

tscom_news_photo_1603083291.jpg
Irjen Napoleon (Sumber foto : Istimewa)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) -- Tersangka kasus dugaan perkara penghapusan red notice Djoko Tjandra (DjokTjan) sekaligus Polisi aktif Irjen Napoleon Bonaparte menyatakan siap buka-bukaan siapa saja pihak terlibat dalam kasus ini.

Anggota Komisi III DPR, Wihadi Wiyanto mendukung Irjen Napoleon agar segera membongkar pihak mana saja terlibat termasuk jika ada keterlibatan pihak NCB dalam kasus Djoko Tjandra ini.

"Jadi saya kira, harus dibuka semuanya dan kita semua memang menginginkan kasus ini terang benderang meskipun ada dugaan melibatkan polisi," kata Wihadi saat dihubungi, Sabtu (17/10/2020).

Politikus Gerindra ini juga mengingatkan jenderal bintang dua ini jika membongkar kasus sedang dia hadapi dengan tidak asal menyebut serta memfitnah.

"Dan saya kira dalam membongkar kasus ini tidak ada fitnah siapapun sehingga masyarakat tau siapa saja yang terlibat," tegas Anggota MKD DPR ini.

Seperti diketahui, Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan telah selesai melakukan proses administrasi alat bukti dari para tersangka dalam perkara dugaan penghapusan red notice Djoko Tjandra. Para tersangka siap disidang.

Salah satu tersangka, Irjen Napoleon Bonaparte, sempat menanggapi pertanyaan awak media yang mencecarnya terkait kesiapan menjalani sidang. Napoleon menyebut akan ada waktu untuk membuka semua perkara ini.

"Ada waktunya, ada tanggal mainnya, kita buka semuanya nanti," kata Napoleon kepada wartawan.

Namun, Napoleon tidak menyebutkan maksud pernyataannya itu. Dia langsung masuk ke mobil tahanan.

tag: #polisi  #djoko-tjandra  
Bagikan Berita ini :
Dompet Dhuafa - teropongsenayan.com - ZAKAT
advertisement
Advertisement
Dompet Dhuafa - teropongsenayan.com - ZAKAT
advertisement
Dapatkan HARGA KHUSUS setiap pembelian minimal 5 PACK
advertisement
The Joint Lampung
advertisement
Lainnya
Berita

Din Syamsuddin Ogah Hadir ke Munas MUI, Kenapa?

Oleh Bachtiar
pada hari Rabu, 25 Nov 2020
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)- Ketua Dewan Pertimbangan Majelis Ulama Indonesia memastikan akan absen dalam perhelatan Musyawarah Nasional (Munas) X MUI pada 25-27 November 2020. "Dengan menyesal ...
Berita

Imbas Penangkapan Menteri KKP, Pengamat Beberkan Nasib Gerindra Di Koalisi

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) - Kabar penangkapan Menteri KKP, Edhy Prabowo, oleh tim Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) cukup mengejutkan publik.  Edhy Prabowo ditangkap KPK atas dugaan korupsi ...