Oleh Alfin Pulungan pada hari Kamis, 22 Okt 2020 - 11:15:46 WIB
Bagikan Berita ini :

Hari Santri 2020, Puan Dorong Santri Jadi Agen Perubahan

tscom_news_photo_1603340092.jpeg
Puan Maharani dan santri Pondok Yatim Tahfizh Al Qur'an De Muttaqin, Yogyakarta. (Sumber foto : Istimewa)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) -- Ketua DPR RI Puan Maharani mendorong para santri di Indonesia menjadi agen perubahan bagi bangsa dan negara. Dia mengatakan Hari Santri Nasional merupakan wujud penghormatan atas jasa para santri dalam perjuangan meraih kemerdekaan.

“Kami di DPR RI berharap para santri mau dan mampu berperan sebagai agen perubahan,” kata Puan dalam keterangan tertulis yang diterima TeropongSenayan, Kamis, 22 Oktober 2020.

Puan berharap peringatan Hari Santri menjadi momentum untuk terus menjaga persatuan dan menguatkan gotong royong dalam menghadapi berbagai tantangan saat ini dan masa depan.

“Semoga keteladanan para santri dan jihad cinta Tanah Air menjadi semangat yang nyalakan cita-cita kita untuk terus gotong royong membangun Indonesia,” harapnya.

Politikus PDI Perjuangan itu menerangkan, Hari Santri Nasional yang ditetapkan melalui Keppres No. 22 Tahun 2015 didasari pada fatwa Resolusi jihad untuk mempertahankan kemerdekaan Republik Indonesia. Resolusi Jihad merupakan fatwa yang dicetuskan KH Hasyim Asy’ari bersama kiai-kiai lainnya untuk merespons pertanyaan Presiden Sukarno mengenai hukum membela Tanah Air.

“Semangat ini harus kita kuatkan kembali, yakni kebersamaan menghadapi pandemi Covid-19,” kata Puan.

Puan meminta semua elemen masyarakat harus bergotong-royong untuk dapat menghadapi pandemi Covid-19, termasuk di dalamnya adalah para santri yang menjadi elemen penting menjaga nilai-nilai gotong royong dalam menghadapi persoalan tersebut.

“Seluruh elemen masyarakat, termasuk para santri, menjadi faktor penting dalam mengendalikan kasus Covid-19,” katanya.

DPR RI, kata Puan, berkomitmen mendukung pesantren melalui fungsi dan tugasnya. Salah satu produk legislasi yang diharapkan dapat mendukung jalannya proses pendidikan di pesantren adalah Undang-Undang tentang Pesantren. Dalam hal ini, Pemerintah didorong segera menerbitkan aturan turunan undang-undang tersebut.

“Dengan adanya aturan turunan UU Pesantren, DPR RI berharap pesantren dapat lebih berkembang lewat program afirmasi serta fasilitas seperti rumah susun (rusun) bagi pesantren, pusat kesehatan pesantren, pendidikan vokasi di pesantren, dan lainnya,” kata Puan.

tag: #hari-santri-nasional  #dpr  #puan-maharani  #santri  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Indonesia Digital Network 2021
advertisement
Dompet Dhuafa x Teropong Senayan : Qurban
advertisement
TS.com Vacancy: Marketing
advertisement
Dompet Dhuafa - teropongsenayan.com - ZAKAT
advertisement
Lainnya
Berita

Ditemukan Varian Baru Covid-19, Pembelajaran Tatap Muka di Sekolah Diminta Ditunda

Oleh Sahlan Ake
pada hari Minggu, 20 Jun 2021
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Niatan untuk menggelar kembali pembelajaran secara tatap muka di sekolah diapresiasi oleh Wakil Ketua MPR Dr. H. Jazilul Fawaid.  “Meski kapasitas siswa yang ...
Berita

Kasus Positif di Yogya Semakin Serius, Ribuan Orang Dilarang Masuk Kawasan Wisata Bantul

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)- Ribuan wisatawan yang berniat berkunjung ke Bantul harus kecewa karena dipaksa putar balik oleh tim gabungan antara Satpol PP dengan Dinas Perhubungan TNI dan Polri yang ...