Oleh Sahlan Ake pada hari Kamis, 12 Nov 2020 - 20:09:24 WIB
Bagikan Berita ini :

Soal Pergantian Nama Provinsi Jabar, Hasanuddin: Jangan Obok-Obok Jawa Barat

tscom_news_photo_1605186564.jpg
Peta Jawa Barat (Sumber foto : Ilustrasi)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Politisi PDI Perjuangan Mayjen TNI (purn) TB Hasanuddin menuding ada pihak yang sengaja menggoreng usulan pergantian nama Provinsi Jawa Barat menjadi Provinsi Sunda.

"Saya melihat usulan perubahan nama Provinsi Jawa Barat menjadi Provinsi Sunda ini ada kecenderungan digoreng," cetus Hasanuddin kepada wartawan, Kamis (12/11/2020).

Hasanuddin mempertanyakan maksud dari pihak-pihak yang menyerukan pergantian nama Provinsi Sunda.

Bahkan ia menduga, ada kepentingan lain dibalik usulan yang tiba-tiba dimunculkan itu.

"Ada tujuan apa, apakah ada kepentingan politik praktis?" tukasnya.

Hasanuddin memandang, untuk mengganti nama suatu provinsi harus melihat banyak aspek yang perlu dipertimbangkan.

Terlebih, kata dia, tak semua warga yang tinggal di Jawa Barat adalah orang Sunda mengingat penduduk Jabar terdiri dari banyak etnis.

"Hal ini harus dipertimbangkan, harus jelas alasannya mengapa nama Provinsi Jabar harus diganti menjadi Provinsi Sunda. Tak semudah membalikkan telapak tangan," ujar dia.

Hasanuddin menilai, saat ini substansi yang terpenting bagi rakyat Jawa Barat adalah bagaimana bangkit setelah terpuruk dihantam pandemi covid-19.

Selain itu, imbuh dia, ketimbang mengganti nama, Jabar masih memiliki sejumlah permasalahan diantaranya tingkat pengangguran yang masih tinggi, pendidikan yang belum memadai dan fasilitas kesehatan yang perlu ditingkatkan.

"Meningkatkan kesejahteraan rakyat Jabar itu yang lebih utama ketimbang mengganti nama. Sudahlah, jangan obok-obok Jabar," ujarnya.

Ia menambahkan, andaikan ada kehawatiran beberapa orang tentang meredupnya seni dan budaya Sunda tak ada jaminan juga akan serta merta menguat ketika nama Jabar di ganti dengan Sunda.

"Menjaga tata nilai, seni dan budaya sunda sebaiknya di lakukan melalui program program empowering kesundaan oleh seluruh warganya," tandasnya.

tag: #tb-hasanuddin  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Leap Telkom Digital
advertisement
DD BERBAGI
advertisement
Lainnya
Berita

Pekerja Migran Indonesia Jadi Korban TPPO, Dijanjikan Kerja di Turki Berujung ke Libya

Oleh Sahlan Ake
pada hari Sabtu, 25 Jul 2026
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Polda Metro Jaya mengungkap dugaan tindak pidana perdagangan orang atau TPPO dengan modus pemberangkatan calon pekerja migran Indonesia secara nonprocedural. Para korban ...
Berita

PB Mathla'ul Anwar Lakukan Konsolidasi dengan Keluarga Besar MA Se-Sulsel di UMI Makassar

MAKASSAR (TEROPONGSENAYAN) - Ketua Umum Pengurus Besar (PB) Mathla"ul Anwar (MA), Dr. KH. Jazuli Juwaini, MA, MM, menghadiri Dialog Pengembangan Dakwah Mathla"ul Anwar di Sulawesi Selatan yang ...