Oleh Rihad pada hari Sabtu, 09 Jan 2021 - 15:56:37 WIB
Bagikan Berita ini :

Warga Jakarta Harus Paham Ketentuan PSBB Versi Ketat, Ini Rinciannya

tscom_news_photo_1610182487.jpeg
Ilustrasi makan di restoran (Sumber foto : Ist)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)-Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Jakarta pada 11-25 Januari 2021. Apa yang harus dilakukan saat PSBB ketat ini?

Warga Jakarta diharapkan memperhatikan hal-hal sebagai berikut:

- Tempat kerja melakukan 75 persen "Work From Home" (WFH)

- Belajar mengajar masih dilakukan secara jarak jauh

- Sektor esensial bisa berjalan 100 persen dengan prokes ketat

- Sektor konstruksi bisa berjalan 100 persen dengan prokes ketat

- Pusat perbelanjaan tetap harus tutup tetap pukul 19.00 WIB

- Restoran juga hanya boleh menerima dine-in sampai pukul 19.00 dengan kapasitas 25 persen. Namun, boleh take away 24 jam atau sesuai jam operasional

- Tempat ibadah tetap diberi batasan kapasitas 50 persen

- Fasilitas umum dan semua kegiatan sosial budaya sementara ini dihentikan

- Fasilitas kesehatan bisa tetap berjalan 100 persen dengan protokol kesehatan

- Transportasi umum seperti selama ini berjalan, yaitu dengan pembatasan kapasitas.

Anies berpesan kepada warga Jakarta agar terus menjalankan disiplin 3M, yakni Memakai masker, Mencuci tangan dengan sabun dan Menjaga jarak menghindari kerumunan. Itu merupakan langkah sederhana yang sangat membantu para tenaga kesehatan sebagai benteng pertahanan terakhir dalam usaha untuk memerangi pandemi.

Keputusan ini juga dilatarbelakangi oleh situasi COVID-19 di Jakarta dalam beberapa waktu terakhir yang cenderung mengkhawatirkan. "Saat ini, kita sedang berada di titik kasus aktif tertinggi selama ini, yaitu di kisaran angka 17.383," katanya.

Ketentuan Kereta Api

Bagi warga khususnya Jakarta yang akan keluar kota, ada beberapa ketentuan yang harus diperhatikan saat akan menggunakan kereta api.

PT Kereta Api Indonesia menetapkan syarat naik kereta api jarak jauh di Pulau Jawa dan Sumatera pada periode 9 sampai dengan 25 Januari 2021, yakni pelanggan harus menunjukkan surat keterangan hasil negatif tes RT-PCR atau hasil nonreaktif Rapid Test Antigen.

Pelanggan KA Jarak Jauh diharuskan menunjukkan surat keterangan hasil negatif tes RT-PCR atau hasil nonreaktif Rapid Test Antigen yang sampelnya diambil dalam kurun waktu maksimal 3x24 jam sebelum jam keberangkatan. Syarat tersebut tidak diwajibkan untuk penumpang di bawah 12 Tahun.

Pelanggan KA Jarak Jauh harus dalam kondisi sehat (tidak menderita flu, pilek, batuk, hilang daya penciuman, diare, dan demam), suhu badan tidak lebih dari 37,3 derajat celsius, memakai masker kain 3 lapis atau masker medis yang menutupi hidung dan mulut, memakai face shield, dan diimbau menggunakan pakaian lengan panjang.

Para penumpang juga tidak diperkenankan untuk berbicara satu arah maupun dua arah melalui telepon atau secara langsung selama perjalanan.

Bagi pelanggan KA yang perjalanannya kurang dari dua jam tidak diperkenankan untuk makan dan minum, terkecuali bagi individu yang wajib mengonsumsi obat-obatan dalam rangka pengobatan yang jika tidak dilakukan dapat membahayakan keselamatan dan kesehatan orang tersebut.

Joni menambahkan jika di dalam perjalanan pelanggan menunjukakn gejala covid, menderita flu, pilek, batuk, hilang daya penciuman, diare dan demam atau suhu badan lebih dari 37,3 derajat celsius, penumpang tidak boleh melanjutkan perjalanan selanjutnya diturunkan di stasiun terdekat untuk dilakukan pemeriksaan.

tag: #psbb  #dki-jakarta  #restoran-cepat-saji  
Bagikan Berita ini :
Dompet Dhuafa - teropongsenayan.com - ZAKAT
advertisement
Advertisement
Dompet Dhuafa - teropongsenayan.com - ZAKAT
advertisement
Dapatkan HARGA KHUSUS setiap pembelian minimal 5 PACK
advertisement
The Joint Lampung
advertisement
Lainnya
Ragam

Makanan dan Minuman yang Bisa Turunkan Kolesterol

Oleh Rihad
pada hari Kamis, 14 Jan 2021
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)-Makanan yang mengandung kolesterol dalam jumlah tinggi terkadang sulit untuk dihindari. Padahal kolesterol dianggap sebagai penyebab utama penyakit kardiovaskular yang ...
Ragam

Vaksin Covid-19 Sebabkan Wanita Mandul? Berikut Penjelasan Pakar Amerika

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)-Ada informasi bahwa vaksin Covid-19 bisa menyebabkan kemandulan. Alasannya vaksin mengandung protein lonjakan atau disebut syncytin-1, yang terkait dengan fungsi plasenta ...