Oleh Yoga pada hari Selasa, 09 Feb 2021 - 17:56:13 WIB
Bagikan Berita ini :

DPR Dorong Pemerintah Beri Perhatian Lebih ke Nakes

tscom_news_photo_1612868173.jpg
Gus Nabil Politikus PDIP (Sumber foto : Istimewa)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)- Wabah virus corona atau Covid – 19 terus menjadi perhatian pemerintah. Pemerintah terus berusaha keras mengatasi virus corona yang tidak mengenal batas negara, dengan tanpa menimbulkan kepanikan di masyarakat.

Komisi IX DPR RI melakukan rapat kerja dengan Menteri Kesehatan dan jajaran tentang pembahasan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Kemenkes TA 2021 dan proyeksi penambahan anggaran penanganan Covid – 19.

Anggota Komisi IX DPR RI, Muchamad Nabil Haroen mengatakan bahwa ada beberapa hal terkait rapat dengan Kemenkes, yakni dukungan tenaga kesehatan yang memberikan gambaran real tentang penanganan Covid – 19.

“Dukungan kepada Tenaga Kesehatan (Nakes) sangat penting, karena mereka ujung tombak penanganan kesehatan. Kunjungan saya ke dua RSUD di Surakarta, memang memberikan gambaran real betapa nakes berjibaku dalam penanganan Covid – 19 secara luar biasa. Kami berterimakasih kepada seluruh jajaran pimpinan RSUD, manajemen dan para nakes, serta seluruh pekerja lain semisal driver, cleaning service, pekerja catering dan lain sebagainya, yang juga berkontribusi besar dalam penanganan Covid – 19,” ujar Nabil Haroen, Selasa (9/2/2021).

Nabil Haroen juga mengatakan bahwa pemerintah sudah memberikan dukungan kepada nakes dengan berkomitmen untuk memberikan insentif sebesar 100 persen tanpa ada potongan atau penghematan.

Selain kepada nakes, Nabil Haroen juga menyarankan agar pemerintah juga memberikan perhatian kepada tenaga-tenaga non nakes yang juga ikut terlibat langsung dalam penanganan Covid – 19.

“Nah, mereka juga harus mendapatkan perhatian, dengan dukungan, insentif dan fasilitas tes secara rutin. Mereka juga berperan besar untuk penanganan Covid – 19. Jadi, penanganan kita holistic. Bahwa, tenaga kesehatan memang penting, tapi juga tenaga front-line lain juga harus diperhatikan dan mendapat dukungan yang sama. Kami meminta Menkes segera berkoordinasi dengan kementerian dan lembaga terkait untuk memasukkan mereka dalam juknis tentang insentif yang sedang disusun oleh pemerintah,” ungkapnya.

Selain dua hal tersebut yang harus pemerintah perhatikan, Nabil Haroen juga menyarankan pemerintah agar mendorong riset dan mendukung inovasi-inovasi di bidang kesehatan.

“Saat ini, banyak riset-riset yang sudah ada, tapi perlu mendapat dukungan serius. GeNoSe dari UGM merupakan contoh nyata betapa para peneliti Indonesia juga punya kapabilitas yang dampaknya bisa mendunia,” kata Nabil Haroen.

tag: #kesehatan  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Indonesia Digital Network 2021
advertisement
Dompet Dhuafa - teropongsenayan.com - ZAKAT
advertisement
Banner Ramadhan Ir. Ali Wongso Sinaga
advertisement
Banner Ramadhan H. Singgih Januratmoko, S.K.H., M.M.
advertisement
Dompet Dhuafa: Sedekah Yatim
advertisement
Banner Ramadhan Mohamad Hekal, MBA
advertisement
Banner Ramadhan Sartono Hutomo, SE, MM
advertisement
Dompet Dhuafa: Parsel Ramadan
advertisement
Dompet Dhuafa: Zakat Fitrah
advertisement
Domper Dhuafa: Sedekah Quran
advertisement
Lainnya
Berita

Perempuan Berperan Besar Menjaga Ketahanan Keluarga Menghadapi Pandemi Covid-19

Oleh Sahlan Ake
pada hari Jumat, 16 Apr 2021
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Pandemi covid -19 telah berdampak besar bagi kehidupan masyarakat, yang langsung dirasakan setiap keluarga terutama dibidang kesehatan, ekonomi, pendidikan dan sosial ...
Berita

Jokowi Targetkan Pertumbuhan 7 Persen, Marwan Cik Asan: Pemerintah Terlalu Optimis

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Target pertumbuhan ekonomi Indonesa melebihi 7 persen pada kuartal II 2021 dinilai anggota Komisi XI Marwan Cik Asan akan sangat berat. Dalam hal ini, jangan sampai ...