Oleh Sahlan Ake pada hari Sabtu, 27 Mar 2021 - 17:24:42 WIB
Bagikan Berita ini :

Mahathir Mohamad Diancam Dibunuh oleh WNI Jaringan ISIS

tscom_news_photo_1616840682.jpg
Mahathir (Sumber foto : Istimewa)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Inspektur Jenderal Polisi Tan Sri Abdul Hamid Bador mengatakan, jika sebanyak dua warga Malaysia dan satu orang WNI telah ditangkap karena telah merencanakan untuk membunuh mantan perdana menteri Tun Dr Mahathir Mohamad.

Hamid mengatakan, ketiga pria tersebut termasuk di antara enam yang ditangkap di Kuala Lumpur, Selangor, Perak dan Penang pada tahun lalu karena terlibat dengan kelompok teroris Negara Islam (IS).

"Mereka adalah bagian dari sel ISIS yang dibentuk pada 2019 yang bertujuan untuk mempromosikan ideologi Salafi Jihadi, merekrut anggota baru, dan melancarkan serangan di Malaysia," katanya seperti dilansir dari The Star, Sabtu (27/3/2021).

Ia menyebut, berdasarkan penyelidikan, ketiga pria itu telah mengancam akan membunuh Mahathir dan beberapa anggota kabinetnya karena mereka dipandang sebagai pemerintah sekuler.

"Mereka juga berencana melancarkan serangan di kasino di Dataran Tinggi Genting dan pabrik bir di Lembah Klang," katanya.

Menurutnya, orang-orang itu tidak dapat mempersiapkan serangan. Namun, mereka telah menyuarakan niat yang biasanya diungkapkan oleh tersangka militan atau pendukung ISIS.

"Mereka sebenarnya tidak bisa merencanakan penyerangan, apalagi melakukan persiapan," ujarnya.

Ia juga mengatakan, bahwa ketiga pria tersebut telah diadili dan dihukum berdasarkan Pasal 130B (1) (a) KUHP karena memiliki barang-barang yang berkaitan dengan kelompok teroris atau kegiatan teroris.

tag: #malaysia  #wni  #isis  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Indonesia Digital Network 2021
advertisement
Dompet Dhuafa - teropongsenayan.com - ZAKAT
advertisement
Banner Ramadhan Ir. Ali Wongso Sinaga
advertisement
Banner Ramadhan H. Singgih Januratmoko, S.K.H., M.M.
advertisement
Dompet Dhuafa: Sedekah Yatim
advertisement
Banner Ramadhan Mohamad Hekal, MBA
advertisement
Banner Ramadhan Sartono Hutomo, SE, MM
advertisement
Dompet Dhuafa: Parsel Ramadan
advertisement
Dompet Dhuafa: Zakat Fitrah
advertisement
Domper Dhuafa: Sedekah Quran
advertisement
Lainnya
Jakarta

Ahmad Riza Minta Cek Ulang Soal Kelebihan Bayar Pembelian Damkar Rp6,52 Miliar.

Oleh Rihad
pada hari Rabu, 14 Apr 2021
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)-Wakil Gubernur atau Wagub DKI Jakarta Ahmad Riza Patria memerintahkan Inspektorat DKI untuk melakukan pengecekan mengenai kelebihan bayar empat paket alat pemadam kebakaran ...
Jakarta

Anies Sebut Corona Sudah Terkendali

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)--Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan saat ini pandemic virus corona di ibu kota relatif terkendali seiring memasuki Bulan Ramadhan 1442 Hijriah. Menurut ...