Oleh La Aswan pada hari Sabtu, 31 Jul 2021 - 14:14:19 WIB
Bagikan Berita ini :

12 Juta Vaksin Belum Terpakai, DPR: Peringkas Birokrasinya

tscom_news_photo_1627712902.jpeg
Wakil Ketua Komisi VI DPR RI Martin Manurung (Sumber foto : Istimewa)

JAKARTA(TEROPONGSENAYAN)- Di tengah angka vaksinasi yang belum mencapai target, kabar mengejutkan datang dari Kementerian BUMN dimana disebut-sebut 12 juta vaksin belum terpakai karena berbagai hal. Hal itu terungkap dari pernyataan staf khusus Menteri BUMN, Arya Sinulingga baru-baru ini.

Menanggapi hal itu, Wakil Ketua Komisi VI DPR RI Martin Manurung mendorong pemerintah agar vaksin itu segera dipakai. Dengan catatan birokrasinya diperingkas agar memudahkan pelaksanaan vaksin di daerah-daerah Indonesia.

"Ya harus segera dipakai dan dipercepat pelakaksanaannya, birokrasinya harus diperingkas sehingga memudahkan pelaksanaan vaksinasi di daerah-daerah," kata Martin kepada wartawan, Sabtu (31/7/2021).

Bagi dia, soal pembelian vaksin oleh pemerintah sudah baik namun perlu dipercepat juga pendistribusiannya dan pelaksanaannya ditiap daerah-daerah.

"Menurut saya pembelian sudah okay, pelaksanaannya yang harus dipercepat, dan cepat-cepat aja dipakai, lebih penting cepat dipakai," tambahnya.

tag: #vaksin  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Leap Telkom Digital
advertisement
DOMPET DHUAFA KURBAN 2026
advertisement
IDUL ADHA 2026 M LOKOT N
advertisement
IDUL ADHA 2026 AHMAD NAJIB
advertisement
Lainnya
Berita

Eksklusif: 14 Poin Draf MoU Iran-AS Bocor, Babak Baru Geopolitik Timur Tengah?

Oleh Redaksi Teropongsenayan
pada hari Sabtu, 13 Jun 2026
TEHERAN, TEROPONGSENAYAN.COM– Sebuah babak baru dalam konfrontasi panjang antara Iran dan Amerika Serikat tampaknya mulai menemui titik terang. Sebuah sumber yang dekat dengan tim negosiasi ...
Berita

Ketua Komisi XII DPR Akan Cek Pasokan Listrik PLN Untuk Data Center

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)- Ketua Komisi XII DPR, Bambang Patijaya, mengaku akan mengecek dan mendalami soal regulasi terkait kapasitas listrik dan air yang dipakai data center di Indonesia. Bambang ...