Jakarta
Oleh Diyah Kusumawardhani pada hari Sabtu, 27 Jun 2015 - 11:39:21 WIB
Bagikan Berita ini :

Foke Lebih Ramah Terhadap PKL Ketimbang Ahok

67foke.jpg
Mantan Gubernur DKi Jakarta Fauzi Bowo (Sumber foto : Istimewa)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) - Mantan Gubernur DKI Jakarta Fauzi Bowo (Foke) dianggap lebih ramah terhadap pedagang kaki lima (PKL) ketimbang Gubernur DKI Jakarta Basuki T Purnama (Ahok). Demikian seperti disampaikan oleh Ketua Umum Asosiasi Pedagang Kaki Lima Indonesia (APKLI) Ali Mahsun kepada TeropongSenayan, Jumat (26/6/2015) malam.

Menurut Ali, jaman Foke memang terjadi penggusuran terhadap PKL. Namun, konflik fisik antara PKL dan aparatur pemerintah jarang terjadi.

Bahkan, menurutnya, Foke tak pernah melakukan pelabelan terhadap para PKL seperti apa yang dilakukan Ahok saat ini.

“Foke tidak pernah menstigma PKl identik dengan preman, tidak pernah menstigma PKL membuat sirup dari air comberan, tidak pernah menstigma PKL itu nakal dan lainnya seperti yang disampaikan Ahok. Foke juga tidak pernah mengancam PKL akan ditembak dengan pistol denyut listrik, tembak ditempat, disiram air comberan, dan lainnya,” paparnya. (mnx)

tag: #Jakarta  #Ahok  #PKL Monas serang satpol PP  #PKL Monas ditahan  #Foke ramah PKL  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Leap Telkom Digital
advertisement
DOMPET DHUAFA KURBAN 2026
advertisement
IDUL ADHA 2026 M LOKOT N
advertisement
IDUL ADHA 2026 AHMAD NAJIB
advertisement
Jakarta Lainnya
Jakarta

Semar Institut: Kritik Adalah Hak Demokratis, tetapi Membubarkan Diskusi Bukan Tradisi Intelektual

Oleh Sahlan Ake
pada hari Selasa, 16 Jun 2026
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) - Direktur Eksekutif Semar Institut, Tunjung Budi, menyayangkan tindakan sejumlah mahasiswa yang membubarkan forum diskusi di Joglo Gelanggang Inovasi dan Kreativitas ...
Jakarta

Integritas Pegawai Jadi Fondasi Reformasi Kemenimipas 2026

Jakarta - Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas) memasuki 2026 dengan membawa semangat reformasi birokrasi dan penguatan integritas aparatur. Namun tantangan sesungguhnya bukan pada ...