
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Direktorat Jenderal Komunikasi Publik dan Media (KPM) Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) bekerja sama dengan Komisi I DPR RI menyelenggarakan Webinar Literasi Digital bertema “Ketahanan Pangan” pada Selasa (7/4) pukul 10.00 WIB di Digi Studio, Ciputat Timur, Tangerang Selatan.
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat pemahaman publik mengenai pentingnya ketahanan pangan di tengah dinamika global serta peran teknologi digital dalam mendukung sektor tersebut.
Webinar ini menghadirkan Dave Akhbarshah Fikarno sebagai narasumber utama sekaligus sorotan dalam kegiatan. Dalam paparannya, Dave menegaskan bahwa ketahanan pangan merupakan isu strategis nasional yang harus dikelola secara serius dan berkelanjutan, terutama dalam menghadapi tantangan global seperti perubahan iklim, disrupsi rantai pasok, serta pertumbuhan jumlah penduduk.
Menurut Dave, pemanfaatan teknologi digital menjadi salah satu solusi penting dalam memperkuat sistem ketahanan pangan nasional. Digitalisasi dapat membantu meningkatkan efisiensi produksi pertanian, memperbaiki sistem distribusi, serta memperkuat akses informasi bagi para pelaku sektor pangan, mulai dari petani hingga pelaku usaha.
“Ketahanan pangan tidak hanya soal produksi, tetapi juga bagaimana kita mengelola distribusi, akses, dan informasi secara efektif. Teknologi digital memiliki peran strategis dalam mengintegrasikan seluruh aspek tersebut agar lebih efisien dan berkelanjutan,” ujar Dave.
Sebagai Wakil Ketua Komisi I DPR RI yang membidangi komunikasi dan informatika, Dave juga menekankan pentingnya penguatan literasi digital bagi masyarakat, khususnya pelaku sektor pertanian dan pangan. Menurutnya, kemampuan memanfaatkan teknologi digital akan membantu meningkatkan produktivitas sekaligus membuka peluang pasar yang lebih luas bagi produk-produk lokal.
Lebih lanjut, Dave menegaskan bahwa Komisi I DPR RI terus mendorong penguatan kebijakan yang mendukung transformasi digital di berbagai sektor, termasuk sektor pangan. Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk berkolaborasi dalam memanfaatkan teknologi digital guna menciptakan sistem pangan yang tangguh dan berdaya saing.
Selain menghadirkan narasumber dari Komisi I DPR RI, webinar ini juga menghadirkan Endah Murtiana Sari sebagai narasumber akademisi. Dalam pemaparannya, ia menjelaskan bahwa inovasi berbasis teknologi menjadi kunci dalam meningkatkan efisiensi dan produktivitas sektor pertanian di era modern.
Sementara itu, Deden sebagai pegiat lokal menyoroti pentingnya peran generasi muda dalam mendukung ketahanan pangan melalui pemanfaatan media sosial dan teknologi digital. Ia menekankan bahwa generasi muda dapat menjadi agen perubahan dalam memperkenalkan inovasi serta memperluas jangkauan pemasaran produk pertanian.
Kegiatan yang dipandu oleh MC Aesha Najwa Alia dan dimoderatori oleh Wirananda Goemilang ini berlangsung interaktif dengan partisipasi aktif peserta dari berbagai kalangan, termasuk pelajar, mahasiswa, pelaku usaha, serta masyarakat umum.
Diskusi yang berlangsung membahas berbagai peluang dan tantangan dalam memperkuat ketahanan pangan melalui pendekatan digital.
Sebagai penutup, kegiatan webinar turut dimeriahkan dengan penampilan hiburan dari Happy Monday Band, yang menambah suasana hangat dan interaktif selama acara berlangsung.
Melalui kegiatan ini, Direktorat Jenderal Komunikasi Publik dan Media Komdigi bersama Komisi I DPR RI berharap literasi digital masyarakat semakin meningkat sehingga mampu mendorong pemanfaatan teknologi secara produktif di berbagai sektor strategis.
Dengan kolaborasi yang kuat antara pemerintah, akademisi, dan masyarakat, diharapkan ketahanan pangan Indonesia dapat semakin kokoh dan mampu menjawab tantangan masa depan secara berkelanjutan.