Oleh Sahlan Ake pada hari Rabu, 29 Apr 2026 - 10:23:09 WIB
Bagikan Berita ini :

Dave Tekankan Sinergi Nasional Berantas Narkoba di Era Digital

tscom_news_photo_1777432989.jpg
Wakil Komisi I DPR RI Dave Laksono (Sumber foto : Istimewa)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Direktorat Jenderal Komunikasi Publik dan Media (KPM) Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) bersama Komisi I DPR RI kembali menggelar Webinar Literasi Digital bertema “Pemberantasan Narkoba” pada Rabu (22/4) pukul 09.00 WIB di Digi Studio, Ciputat Timur, Tangerang Selatan. Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen berkelanjutan pemerintah dalam meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap bahaya narkoba, khususnya di tengah perkembangan teknologi digital yang semakin pesat.

Webinar ini menghadirkan Dave Akhbarshah Fikarno sebagai narasumber utama. Dalam paparannya, Dave menegaskan bahwa peredaran narkoba saat ini telah mengalami transformasi signifikan dengan memanfaatkan ruang digital sebagai medium distribusi dan komunikasi yang sulit terdeteksi.

Menurut Dave, kemajuan teknologi digital telah dimanfaatkan oleh jaringan kejahatan untuk memperluas jangkauan peredaran narkoba, termasuk melalui media sosial, aplikasi pesan instan, hingga platform digital lainnya. Hal ini menuntut adanya pendekatan yang lebih adaptif dan komprehensif dalam upaya pemberantasan.

“Peredaran narkoba di era digital menjadi semakin kompleks dan tersembunyi. Oleh karena itu, diperlukan strategi yang tidak hanya mengandalkan penegakan hukum, tetapi juga penguatan literasi digital masyarakat,” ujar Dave.

Sebagai Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Dave menekankan bahwa literasi digital memiliki peran penting dalam membekali masyarakat agar mampu mengenali berbagai modus operandi yang digunakan oleh pelaku kejahatan. Ia juga menyoroti pentingnya peran generasi muda sebagai garda terdepan dalam menciptakan ruang digital yang sehat dan bebas dari narkoba.

Lebih lanjut, Dave menyampaikan bahwa Komisi I DPR RI terus mendorong penguatan kebijakan yang mendukung pengawasan ruang digital serta peningkatan edukasi publik sebagai bagian dari strategi nasional pemberantasan narkoba.

“Kita membutuhkan sinergi antara pemerintah, aparat penegak hukum, lembaga pendidikan, dan masyarakat untuk menciptakan lingkungan yang aman dari ancaman narkoba. Edukasi dan kesadaran menjadi kunci utama,” tambahnya.

Selain menghadirkan narasumber dari Komisi I DPR RI, webinar ini juga menghadirkan Irene Silviani sebagai narasumber akademisi dan praktisi. Dalam pemaparannya, ia menekankan pentingnya pendekatan berbasis pendidikan dan keluarga dalam mencegah penyalahgunaan narkoba, khususnya di kalangan generasi muda.

Sementara itu, Diki Suherman menyoroti pentingnya penguatan kebijakan publik serta kolaborasi lintas sektor dalam menghadapi tantangan pemberantasan narkoba di era digital. Ia juga menekankan perlunya pendekatan yang holistik dan berkelanjutan.

Kegiatan yang dipandu oleh MC Aesha Najwa Alia dan dimoderatori oleh Wirananda Goemilang ini berlangsung interaktif dengan partisipasi aktif peserta dari berbagai kalangan, termasuk pelajar, mahasiswa, tenaga pendidik, serta masyarakat umum.

Diskusi yang berlangsung membahas berbagai strategi pencegahan dan pemberantasan narkoba melalui pendekatan literasi digital dan edukasi publik.
Sebagai penutup, kegiatan webinar turut dimeriahkan dengan penampilan hiburan dari Happy Monday Band, yang menambah suasana hangat dan interaktif selama acara berlangsung.

Melalui kegiatan ini, Direktorat Jenderal Komunikasi Publik dan Media Komdigi bersama Komisi I DPR RI berharap masyarakat semakin sadar akan bahaya narkoba serta mampu berperan aktif dalam menciptakan lingkungan yang aman dan sehat. Dengan kolaborasi yang kuat antar berbagai pihak, diharapkan Indonesia dapat memperkuat upaya pemberantasan narkoba dan melindungi generasi muda dari ancaman kejahatan di era digital.

tag: #dpr  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Leap Telkom Digital
advertisement
DOMPET DHUAFA KURBAN 2026
advertisement