Oleh Sahlan Ake pada hari Kamis, 21 Mei 2026 - 14:00:11 WIB
Bagikan Berita ini :

Waka Komisi IV DPR Geram Realisasi Bansos untuk Ramadan Belum Juga Terealisasi: Lebarannya Sudah Finish!

tscom_news_photo_1779346811.jpg
Alex Indra Wakil Komisi IV DPR RI (Sumber foto : Istimewa)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Wakil Ketua Komisi IV DPR RI, Alex Indra Lukman geram dengan ditunda-tundanya realisasi bantuan sosial (Bansos) berupa beras dan minyak goreng tahun 2026 yang seharusnya disalurkan untuk momen Ramadan dan Lebaran. Apalagi di tengah fenomena meroketnya harga-harga kebutuhan pokok buntut konflik geopolitik global.

Kegeraman Alex tak lepas dari mandeknya penyaluran bantuan untuk 33.244.408 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang seharusnya mendapat bansos pada Februari-Maret 2026, sebagaimana telah diputuskan Presiden Prabowo Subianto.

Bantuan tersebut dimaksudkan untuk meringankan beban masyarakat kecil saat momen Ramadan dan Lebaran lalu pada bulan Februari-Maret 2026.

“Penyaluran bantuan periode Februari-Maret 2026 ini dimaksudkan Presiden Prabowo untuk meringankan beban jutaan KPM terdaftar, hadapi Ramadhan dan Lebaran. Kini, Ramadhannya usai. Lebarannya sudah finish,” kata Alex Indra Lukman, Kamis (21/5/2026).

“Serapan anggaran untuk itu masih nol persen hingga Mei 2026. Ada apa? Rencana yang sudah disusun sedemikian rupa, tak kunjung dieksekusi,” imbuhnya.

Hal tersebut juga sempat disampaikan Alex dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi IV dengan Badan Pangan Nasional (Bapanas), beberapa hari lalu. RDP itu mengagendakan pembahasan hasil pemeriksaan BPK Tahun 2025, evaluasi pelaksanaan anggaran Tahun 2025 dan progres pelaksanaan anggaran Tahun 2026.

Menurut Alex, tak kunjung dieksekusinya rencana penyaluran bantuan beras dan minyak goreng dengan total kebutuhan 664.888 ton beras dan 132,9 juta liter MinyaKita itu adalah sebuah tindakan yang menyalahi tujuan utama didirikannya Bapanas, yaitu untuk menjaga stabilitas harga dan distribusi pangan.

“Sekarang, harga pangan meroket. Jika kemudian yang dijadikan alasan sekarang ini adalah persoalan perang, oke kami terima,” ungkap Alex.

“Maka pertanyan pentingnya, rencana Bapanas untuk menghadapi dampak gejolak perang ini seperti apa,” tegas Legislator dari Dapil Sumatera Barat I itu

Alex menyoroti langkah antisipasi tersebut karena belum adanya aksi konkret Bapanas untuk menstabilkan harga pangan yang saat ini sudah melonjak naik
seantero nusantara.

Selain itu, Alex yang juga Ketua Panitia Kerja (Panja) Alih Fungsi Lahan Komisi IV DPR RI meminta Bapanas mengintensifkan koordinasi dengan Perum Bulog, sebagai lembaga yang diamanahi untuk mendistribusikan bantuan tersebut.

"Bapanas mesti segera menyusun program untuk atasi lonjakan harga Sembako serta teknis penyalurannya bersama Perum Bulog," tukas Alex.

"Segera laporkan ke Komisi IV DPR jika peta jalannya untuk mengatasi lonjakan harga pangan telah selesai disusun," pungkasnya.

tag: #dpr  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Leap Telkom Digital
advertisement
DOMPET DHUAFA KURBAN 2026
advertisement
IDUL ADHA 2026 M LOKOT N
advertisement