Jakarta
Oleh untung ss pada hari Rabu, 26 Agu 2015 - 15:29:15 WIB
Bagikan Berita ini :

Gojek Dianiaya Ojek Pangkalan, Ratusan Gojek Minta Perlindungan

54gojek lapor.jpg
gojek saat lapor ke kantor polisi (Sumber foto : istimewa)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) -Pengemudi Gojek jadi incaran. Di Bekasi seorang awak Gojek dianiaya pengemudi ojek pangkalan, Selasa (25/8/2015) petang.

Menurut beberapa pemgemudi Gojek, peristiwa serupa seperti intimidasi dan ancaman sudah sering dialami. Tapi tidak dilaporkan ke polisi. Untuk kali ini karena ada unsur penganiayaan dan kerugian baru dilaporkan.

“Masing-masing cari rejeki, kenapa kami diperlakukan seperti ini,” ujar Andi, 35, satu pengemudi Gojek, yang datang di Mapolresta.

Kejadian yang dilaporkan menimpa awak Gojek bernama Asep Sunarya, 30. Peristiwanya terjadi di Jl Agus Salim, Kelurahan Bekasijaya, Bekasi Timur sekitar pukul 17.00 WIB.

Saat itu Asep mendapat orderan untuk menjemput penumpang di SMKN 1 Bekasi. Saat dia datang, langsung disambut beberapa pengemudi ojek pangkalan. Diantara mereka langsung mengeluarkan semacam cutter dan merobek jok motornya.

Saat Asep tanya apa salahnya, justru langsung dibenturkan kepalanya denga helm pengojek pangkalan itu. Asep lalu ditendang dan diusir serta tidak boleh membawa penumpang yang sudah memesannya.

Akibat penganiayaan itu, Asep menghubungi operator Gojek untuk melaporkan kejadian yang menimpanya. Kabar itu langsung tersiar diantara pengemudi Gojek di kawasan Bekasi.

Tak lama kemudian, Gojek dari penjuru Bekasi yang jumlahnya ratusan mengenakan jaket dan helm seragam warna hijau hitam datang. Mereka lalu mengantar Asep lapor ke Mapolres sekaligus minta perlindungan.

Kasubag Humas Polresta Bekasi, AKP Siswoyo, membenarkan adanya pengemudi Gojek yang datang lapor ke Maporesta Bekasi Kota. (ss)

tag: #gojek  #pangkalan  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Leap Telkom Digital
advertisement
DD BERBAGI
advertisement
HUT RI M HAEKAL 2026
advertisement
HUT RI SOKSI 2026
advertisement
HUT RI H. IWAN D ARAS 2026
advertisement
HUT RI BAMBANG PATIJAYA
advertisement
HUT RI A NAJIB 2026
advertisement
Jakarta Lainnya
Jakarta

Semar Institut: Kritik Adalah Hak Demokratis, tetapi Membubarkan Diskusi Bukan Tradisi Intelektual

Oleh Sahlan Ake
pada hari Selasa, 16 Jun 2026
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) - Direktur Eksekutif Semar Institut, Tunjung Budi, menyayangkan tindakan sejumlah mahasiswa yang membubarkan forum diskusi di Joglo Gelanggang Inovasi dan Kreativitas ...
Jakarta

Integritas Pegawai Jadi Fondasi Reformasi Kemenimipas 2026

Jakarta - Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas) memasuki 2026 dengan membawa semangat reformasi birokrasi dan penguatan integritas aparatur. Namun tantangan sesungguhnya bukan pada ...