Jakarta
Oleh Alfian Risfil Auton pada hari Minggu, 13 Sep 2015 - 13:53:53 WIB
Bagikan Berita ini :

Korban Penggusuran Pemprov DKI Mengadu ke LBH Jakarta 

67images_1442126275648.jpg
Kantor LBH Jakarta (Sumber foto : Istimewa)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) - Puluhan korban penggusuran paksa di beberapa wilayah DKI Jakarta, hari ini Minggu (13/9/2015) menyambangi kantor Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Jakarta.

Mereka mengaku kesal dengan penggusuran yang dilakukan Pemprov yang dinilainya sewenang-wenang dengan dalih normalisasi kali dan tanah negara.‎

Pasalnya, akibat penggusuran besar-besaran itu tidak sedikit hak-hak warga atas tanah dan tempat tinggal yang ikut dibrangus tanpa mendapatkan kompensasi ataupun ganti rugi.

Srimuyati ‎misalnya, warga Jatinegara Kaum ini mengaku, bahwa sebagian tanah miliknya ikut tergusur saat relokasi beberapa waktu lalu.

Padahal, warga yang beralamat di RW 5/RT 1 ini mengaku memiliki bukti kepemilikan tanah yang sah, berupa sertifikat.

"Kami kemari, untuk meminta LBH membantu mengadvokasi supaya pemerintah menganti hak-hak kami yang menjadi korban penggusuran," katanya.

Srimuyati tidak sendirian, ada beberapa warga lainnya yang bernasib serupa. Tetapi tak kunjung mendapatkan ganti rugi sebagaimana dijanjikan pemerintah.‎(yn)

tag: #korban penggusuran  #pemprov dki  #lbh jakarta  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Leap Telkom Digital
advertisement
DOMPET DHUAFA KURBAN 2026
advertisement
IDUL ADHA 2026 M LOKOT N
advertisement
IDUL ADHA 2026 AHMAD NAJIB
advertisement
Jakarta Lainnya
Jakarta

Semar Institut: Kritik Adalah Hak Demokratis, tetapi Membubarkan Diskusi Bukan Tradisi Intelektual

Oleh Sahlan Ake
pada hari Selasa, 16 Jun 2026
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) - Direktur Eksekutif Semar Institut, Tunjung Budi, menyayangkan tindakan sejumlah mahasiswa yang membubarkan forum diskusi di Joglo Gelanggang Inovasi dan Kreativitas ...
Jakarta

Integritas Pegawai Jadi Fondasi Reformasi Kemenimipas 2026

Jakarta - Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas) memasuki 2026 dengan membawa semangat reformasi birokrasi dan penguatan integritas aparatur. Namun tantangan sesungguhnya bukan pada ...