Jakarta
Oleh Alfian Risfil pada hari Kamis, 01 Okt 2015 - 12:24:09 WIB
Bagikan Berita ini :

Ahok: Yang Mau Ubah Pancasila Pasti Gagal

46ahok_234.jpg
Gubernur DKI Jakarta Basuki T Purnama (Sumber foto : Istimewa)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) - Hari Kesaktian Pancasila yang diperingati setiap tanggal 1 Oktober, bukan hanya sebuah prosesi seremonial tahunan belaka, tetapi juga memiliki nilai dan makna mendalam bagi perjalanan berbangsa dan bernegara.

Hal itu dikemukakan oleh Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) disela-sela upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila, di Monumen Pancasila Sakti, Lubang Buaya, Jakarta, Kamis (1/10/2015).

"Tuhan itu sayang sama Indonesia. Indonesia didirikan dengan Ketuhanan Yang Maha Esa. Jadi jangan coba-coba ganggu atau ubah deh. Yang mau ganggu dan ubah pasti gagal," kata Ahok.

Menurutnya, jika ada pihak yang mencoba menggantikan sila Ketuhanan Yang Maha Esa tidak hanya akan berhadapan dengan elit politik atau rakyat Indonesia, melainkan dengan Tuhan juga.

Lahirnya Pancasila, kata Ahok, bukan bukti sejarah, melainkan bukti kasih sayang Tuhan kepada Indonesia.

"Tuhan memberkati bangsa Indonesia, itu yang saya rasakan," ungkapnya. (mnx)

tag: #hari kesaktian pancasila 2015  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Leap Telkom Digital
advertisement
DOMPET DHUAFA KURBAN 2026
advertisement
IDUL ADHA 2026 M LOKOT N
advertisement
IDUL ADHA 2026 AHMAD NAJIB
advertisement
Jakarta Lainnya
Jakarta

Semar Institut: Kritik Adalah Hak Demokratis, tetapi Membubarkan Diskusi Bukan Tradisi Intelektual

Oleh Sahlan Ake
pada hari Selasa, 16 Jun 2026
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) - Direktur Eksekutif Semar Institut, Tunjung Budi, menyayangkan tindakan sejumlah mahasiswa yang membubarkan forum diskusi di Joglo Gelanggang Inovasi dan Kreativitas ...
Jakarta

Integritas Pegawai Jadi Fondasi Reformasi Kemenimipas 2026

Jakarta - Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas) memasuki 2026 dengan membawa semangat reformasi birokrasi dan penguatan integritas aparatur. Namun tantangan sesungguhnya bukan pada ...