Berita
Oleh Syamsul Bachtiar pada hari Jumat, 13 Nov 2015 - 03:00:00 WIB
Bagikan Berita ini :

Ini Dia Alasan Bos Go-Jek Kenapa Turunkan Tarif

20gojek-2-800x438.jpg
Go-Jek (Sumber foto : Ist)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) - Baru-baru ini Go-Jek menurunkan tarif dari Rp 4.000 per km menjadi Rp 3.000 per km. Hal tersebut menuai reaksi cukup keras dari para pengemudi Go-Jek.

Sementara itu, ditemui usai mengisi sesi dalam gelaran Tech in Asia Jakarta 2015, Kamis, CEO Go-Jek, Nadiem Makarim, mengatakan bahwa hal itu merupakan pilihan yang terbaik bagi pengemudi, maupun pelanggan.

"Kami punya dua pilihan, apakah kami akan menghilangkan potongan (promo) untuk pengguna, tapi yang terjadi pengemudi justru akan lebih menderita karena pengguna akan jauh lebih sedikit," kata dia.

"Jadi, dari pada melakukan hal tersebut, kami memilih untuk menjaga pertumbuhan dengan mengurangi transaksi untuk pengemudi, sehingga pengemudi tetap mendapat pesanan," sambung dia, dilansirAntara.

Nadiem lebih memilih untuk mengurangi pendapatan pengemudi demi kepentingan pelanggan, sehingga diharapkan pelanggan tetap menggunakan jasa layanan transportasi Go-Jek.

"Mengurangi tarif per km lebih baik bagi pengemudi dari pada mendapat sedikit pesanan karena itu akan lebih mengurangi pendapatan mereka," ujar Nadiem. (iy)

tag: #gojek  
Bagikan Berita ini :
Dompet Dhuafa - teropongsenayan.com - ZAKAT
advertisement
Advertisement
Dompet Dhuafa - teropongsenayan.com - ZAKAT
advertisement
Dapatkan HARGA KHUSUS setiap pembelian minimal 5 PACK
advertisement
The Joint Lampung
advertisement
Berita Lainnya
Berita

Rizal Ramli Nilai MK Lebih Mendengar Suara Kekuasaan

Oleh Rihad
pada hari Minggu, 17 Jan 2021
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)- Ekonom senior Rizal Ramli masih kecewa dengan keputusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang menolak seluruh gugatannya atas aturan ambang batas pencalonan presiden (presidential ...
Berita

Kapal China Masuk RI, Ini Alasan Bakamla

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Badan Keamanan Laut (Bakamla) RI mengklaim berhasil menghalau Kapal Pengawas Perikanan Vietnam Kiem Ngu 215 yang memasuki wilayah perairan Indonesia di Laut Natuna, ...