Zoom
Oleh Emka Abdullah pada hari Sabtu, 25 Okt 2014 - 06:36:56 WIB
Bagikan Berita ini :
Direbut Mega dan JK

Arbi Sanit Bilang Kekuasaan Jokowi Tinggal Sepertiga

46arbi sanit_03.jpg
Presiden Joko Widodo (Sumber foto : dok teropong senayan)

JAKARTA--Tarik-ulur penyusunan Kabinet Jokowi-JK mengundang kritik dari banyak kalangan. Pengamat politik Arbi Sanit menilai, tarik-ulur yang pertontonkan Jokowi dalam penyusunan kabinet karena Jokowi tidak berdaya menghadapi campur tangan dari pihak lain.

"Kekuasaan Jokowi tinggal sepertiga. Yang sepertiga sudah diambil Megawati, dan sepertiga lainnya diambil JK,"ujar Arbi kepada TeropongSenayan, Jumat (24/10/2014).

Arbi menjelaskan, masuknya sejumlah nama calon menteri yang terkesan dipaksakan. Padahal sejumlah nama telah diberi 'tanda merah' oleh KPK dan direkomendasikan KPK untuk jadi menteri. Arbi mengibaratkan Jokowi sebagai wayang, Megawati dan JK sebagai dalang.

Arbi menduga Jokowi mendapat tekanan dari Megawati untuk memasukkan nama-nama tertentu sebagai calon menteri. Begitu juga nama-nama dari JK yang sebenarnya tidak sesuai dengan pandangan Jokowi.

Arbi memprediksi jika proses penyusunan kabinet Jokowi dilakukan dengan tekanan dan tarik-menarik kepentingan, hasilnya tidak akan dapat bekerja dengan baik. "Padahal ekspektasi masyarakat terhadap pemerintahan Jokowi sangat tinggi," papar Arbi.

Arbi mengaku sejak awal telah memprediksi bahwa Jokowi dapat memenangkan pilpres tetapi tidak dapat menjalankan pemerintahan dengan baik. Sebab, "Jokowi itu bukan tokoh besar. Ia hanya tokoh dari daerah yang hanya popularitas tapi tak punya leadership kuat," papar Arbi mengakhiri pembicaraan.(ris)

tag: #Jokowi  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Leap Telkom Digital
advertisement
DOMPET DHUAFA KURBAN 2026
advertisement
IDUL ADHA 2026 M LOKOT N
advertisement
IDUL ADHA 2026 AHMAD NAJIB
advertisement
Zoom Lainnya
Zoom

Mengapa Jual Beli Jabatan Merupakan Modus Korupsi yang Populer?

Oleh Wiranto
pada hari Kamis, 06 Jan 2022
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)-Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah menangkap Walikota Bekasi Rahmat Effendi, pada Rabu (5/1/2022). KPK mengamankan 12 orang termasuk Wali Kota Bekasi Rahmat ...
Zoom

Anies dan Ridwan Kamil Akan Digugat Apindo, Ini Alasannya

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)- Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan kini sedang berhadap-hadapan dengan pengusaha. Anies vs pengusaha ini terkait dengan keputusan Anies yang mengubah kenaikan UMP dari ...