Berita
Oleh Ahmad Hatim Benarfa pada hari Rabu, 30 Des 2015 - 10:53:00 WIB
Bagikan Berita ini :

Soal Pungutan dari Harga BBM, Jokowi Dijebak Sudirman Said?

45jokowi-sudirman said.jpg
Presiden Joko Widodo dan Sudirman Said (Sumber foto : Istimewa)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) - Anggota Komisi VII DPR dari Fraksi Partai Gerindra Ramson Siagian mengingatkan presiden agar tidak terjebak untuk menyepakati rencana kebijakan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Sudirman Said tentang dana pungutan ketahanan energi.

Ramson mengatakan, rencana kebijakan tersebut tidak memiliki legitimasi hukum yang jelas.

"Kalau Presiden Jokowi mau ikut-ikutan memeras rakyat dengan melakukan pungutan semisal Rp200-Rp 300 per liter premium dan solar harus dengan mengeluarkan Peraturan Pemerintah (PP) yang ditandatangani Presiden. (Pungutan) Itu bisa menjadi jebakan ke Presiden, karena rakyat merasa diperas dan akan melakukan perlawanan, itu berbahaya," ujar Ramson di Jakarta, Rabu (30/12/2015).

Ramson menyatakan, tidak menutup kemungkinan kebijakan tersebut justru akan menjadi pukulan bagi presiden. Karena akibat kebijakan tersebut, lanjut dia, bisa saja rakyat menggalang kekuatan massa sebagai kritik terhadap langkah itu.

"Ya kalau dipaksakan, dan rakyat merasa dipaksa dan diperas ya kemungkinan itu ada," pungkasnya.(yn)

tag: #bbm  #harga-bbm  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Leap Telkom Digital
advertisement
DD BERBAGI
advertisement
Berita Lainnya
Berita

Kabel Menjuntai Sebabkan Siswi SMA Tewas, Mardani DPR Sebut Utilitas Kota Harus Pastikan Keselamatan Publik

Oleh Sahlan Ake
pada hari Rabu, 24 Jun 2026
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Anggota Komisi II DPR RI, Mardani Ali Sera menyampaikan keprihatinan atas insiden menjuntainya kabel listrik di jalan yang menyebabkan seorang siswi SMA kecelakaan hingga ...
Berita

Legislator: Layanan Kesehatan Jiwa Bagi Korban Penyekapan Perempuan di Bandung Harus Jadi Bagian Proses Pemulihan

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Anggota Komisi IX DPR RI, Netty Prasetiyani Aher menyampaikan keprihatinan mendalam atas kasus penyekapan dan penganiayaan sadis terhadap seorang perempuan berinisal YTR ...