Jakarta
Oleh Atto Kuat pada hari Senin, 07 Mar 2016 - 08:11:14 WIB
Bagikan Berita ini :

Sejarawan: Rakyat itu Didenger, bukan Dimaki-maki

44JJRIZAL.jpg
Sejarawan JJ Rizal (Sumber foto : Istimewa)

JAKARTA (TEROPONGSENAYANA) - Sejarawan muda, JJ Rizal mengatakan siapapun boleh menjadi Gubernur DKI Jakarta asal siap dikritik dan bukan memaki-maki rakyat.

"Publik itu harus didenger bukan dimaki-maki, bukan dimarah-marahin. Publik itu tempat dia menimbang ilmu, menimba ide, dan menimba dukungan," kata Rizal, di Tebet, Jakarta, Minggu (6/3/2016).

Ia mencontohkan keberhasilan dari mantan Gubernur DKI Jakarta periode 1966-1977, Ali Sadikin. Menurutnya, Ali berhasil karena mendengar kritik dari masyarakat.

"Karena bang ali pun berpikir seperti itu, dia menjadi berhasil ketika dia berhenti sebagai Gubernur dan pidato pertama kali yang mengatakan kalau keberhasilannya ditentukan oleh mereka-mereka yang melontarkan kritik sangat keras," katanya.

Bagi dirinya, jika seorang calon gubernur memenangkan perhelatan nanti, maka dia harus siap dikritisi.

"Saya dukung semua yang saya anggap punya niat yang baik, punya maksud yang baik, punya cita-cita baik. Tapi dengan pikiran yang skeptis, bahwa ketika dia naik, cara mengawal kita adalah terus kritis dan terus melihat dia dengan konsep yang skeptis," ucapnya. (Icl)

tag: #  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Leap Telkom Digital
advertisement
DD BERBAGI
advertisement
HUT RI M HAEKAL 2026
advertisement
HUT RI SOKSI 2026
advertisement
HUT RI H. IWAN D ARAS 2026
advertisement
HUT RI BAMBANG PATIJAYA
advertisement
HUT RI A NAJIB 2026
advertisement
Jakarta Lainnya
Jakarta

Semar Institut: Kritik Adalah Hak Demokratis, tetapi Membubarkan Diskusi Bukan Tradisi Intelektual

Oleh Sahlan Ake
pada hari Selasa, 16 Jun 2026
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) - Direktur Eksekutif Semar Institut, Tunjung Budi, menyayangkan tindakan sejumlah mahasiswa yang membubarkan forum diskusi di Joglo Gelanggang Inovasi dan Kreativitas ...
Jakarta

Integritas Pegawai Jadi Fondasi Reformasi Kemenimipas 2026

Jakarta - Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas) memasuki 2026 dengan membawa semangat reformasi birokrasi dan penguatan integritas aparatur. Namun tantangan sesungguhnya bukan pada ...