Berita
Oleh Atto Kuat pada hari Kamis, 10 Mar 2016 - 06:31:13 WIB
Bagikan Berita ini :

Soal Ancaman, Staf Yuddy: Kita Negara Hukum, bukan Negara Kekuasaan

26Yuddylagi.jpg
Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Yuddy Chrisnandi (Sumber foto : Istimewa)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) - Tak kunjung tepati janjinya soal pengangkatan guru honorer, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPAN-RB), Yuddy Chrisnadi dapat ancaman serius dari guru honorer.

Melalui Kepala Biro Hukum, Komunikasi dan Informasi Publik Kementerian PAN-RB, Herman Suryatman, menjelaskan pihaknya tetap akan memproses kasus tersebut ke pihak kepolisian.

“Kita negara hukum, bukan negara kekuasaan. Kita semuanya sama di depan hukum. Karena itu, mari beri kesempatan penegak hukum untuk melaksanakan tugasnya dengan baik. Ini murni dugaan tindak pidana," kata Herman lewat pesan tertulis, Rabu (9/3/2016).

Seperti diketahui, beberapa waktu lalu menteri Yuddy pernah menjajikan akan mengangkat status guru honorer. Tapi belakangan, Yuddy tak juga merealisasikan niatnya dengan alasan belum ada payung hukumnya dan anggaran yang belum tersedia.

Setelah diselidiki, pengancam adalah seorang guru honorer yang bergaji 350 ribu setiap bulannya. Pria berusia 38 tahun itu kini sudah diamankan oleh pihak kepolisian. (Icl)

tag: #  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Leap Telkom Digital
advertisement
DD BERBAGI
advertisement
Berita Lainnya
Berita

ASABRI Wujudkan Manfaat yang Berdampak Bagi Peserta

Oleh Sahlan Ake
pada hari Rabu, 08 Jul 2026
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --PT ASABRI (Persero) terus berkomitmen dalam mendampingi kesejahteraan dan meningkatkan kualitas hidup peserta aktif maupun pensiunan. Melalui Program Manfaat Tambahan, ...
Berita

Oknum Polisi Diduga Sekap dan Siksa Istri, Legislator Dorong Reformasi Pengawasan Internal Polri

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Anggota Komisi III DPR RI, Gilang Dhielafararez menyoroti kasus dugaan penyekapan dan penyiksaan yang dilakukan oknum polisi kepada istri sirinya. Ia pun mendorong adanya ...