
SUKABUMI (TEROPONGSENAYAN) - Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) RI, Anies Baswedan mengatakan pelaku pemerkosa dan pembunuhan Yuyun, pelajar SMP di Rejang Lebong, Bengkulu harus dihukum berat. Tidak ada kompromi apapun untuk mereka.
"Hukuman terhadap para pelaku harus maksimal dan hukumannya harus bisa dijadikan contoh agar tidak ada lagi korban berikutnya," kata Anies di Sukabumi, Jumat (6/5/2016).
Menurutnya, musibah yang menimpa Yuyun menjadi pukulan berat bagi bangsa ini. Sebab, kasus pemerkosaan dan pembunuhan yang dilakukan 14 orang pemuda ini sangat biadab, apalagi korban baru pulang menuntut ilmu di sekolah.
Selain itu, tidak ada kompromi bagi para pelaku. Bahkan aparat penegak hukum yang menindaklanjuti kasus ini jangan sesekali memberikan hukuman ringan kepada pelaku, apalagi sampai melewatkan hukuman.
Kasus yang menimpa Yuyun harus menjadi tamparan keras, sehingga para pelakunya harus dihukum berat agar ke depannya tidak ada lagi pelaku-pelaku yang berbuat sadis dan di luar akal manusia.
"Tidak hanya kepada pelaku pemerkosa dan pembunuh Yuyun, tetapi kepada seluruh pelaku kejahatan serupa harus dihukum berat dan bisa membuat efek jera," tambahnya.
Anies mengatakan seharusnya orang dewasa bisa memberikan keamanan bagi anak-anak khususnya pelajar wanita. Selain itu, pengawasan tidak hanya di dalam rumah dan sekolah, tetapi di seluruh tempat yang bisa membahayakan si anak. Anies mengimbau kepada siapapun untuk selalu menjaga keamanan para pelajar atau anak dimanapun berada. Selain itu, di setiap daerah rawan kejahatan, orang dewasa harus selalu siaga menjaga keamanan, antisipasi hal-hal yang tidak diinginkan. (plt/ant)