Jakarta
Oleh Atto Kuat pada hari Selasa, 17 Mei 2016 - 10:22:12 WIB
Bagikan Berita ini :

Cuma Omdo, Ahok tak Jadi Gugat Tempo

45ahokmelongo.jpg
Basuki Tjahaja Purnama, Gubernur DKI Jakarta (Sumber foto : Istimewa)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) - Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) menyatakan tak jadi menggugat Tempo sebagaimana yang ia sampaikan dulu.

“Enggak, kami sama Tempo hubungannya baik. Aman, saya udah ngomong sama redakturnya, ada apa ini? Dapat dari mana ini? Ya kayak teman aja, saya udah tanya," kata Ahok di Balai Kota, Jakarta, Senin (16/5/2016).

Tapi, walaupun begitu, Ahok tetap meminta Tempo memberikan klarfikasi soal uang kontribusi senilai Rp 392 miliar.


“Kamu harus klarifikasi. Karena KPK udah menyatakan enggak ada, dan saya waktu dipanggil juga enggak ada. Dan saya juga udah cek, yang Kalijodo. Kalijodo kami keluar duit enggak? Enggak ternyata,” ucapnya.

Sebelumnya, Ahok murka atas pemberitaan Tempo yang menyebutkan Ahok menerima uang kontribusi dari penggusuran yang dilakukan di beberapa wilayah Jakarta.

"Aku mau lapor polisi nih, ini berarti lu fitnah gua lho. Dapat dari mana tulisan ini? Aku mau tahu kertas aslinya dari mana. Kalau Tempo bilang ini sumber dari KPK, berarti KPK harus dicari siapa yang bocorin. Saya akan cari. Kalau Podomoro yang tulis seperti ini, saya akan gugat dia. Ini mesti jelas. Ini gila tulis gini. Betul, jahat banget," jelasnya.

Atas hal itu, Haji Lulung pun menantang Ahok segera menunaikan janjinya untuk menggugat Tempo.

Jika betul merasa difitnah, atau merasa dirugikan, ya sudah segera gugat. Pak Ahok jangan omdo (omong doang) deh, jangan koar-koar didepan camera terus," kata Haji Lulung kepada TeropongSenayan, Jakarta, Sabtu (14/5/2016).(icl)

tag: #  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Leap Telkom Digital
advertisement
DOMPET DHUAFA KURBAN 2026
advertisement
Jakarta Lainnya
Jakarta

Integritas Pegawai Jadi Fondasi Reformasi Kemenimipas 2026

Oleh Redaksi Teropongsenayan
pada hari Rabu, 01 Apr 2026
Jakarta - Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas) memasuki 2026 dengan membawa semangat reformasi birokrasi dan penguatan integritas aparatur. Namun tantangan sesungguhnya bukan pada ...
Jakarta

Imigrasi Jadi Motor Ekonomi, Lapas Fokus Kemandirian

JAKARTA – Staf Khusus Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Abdullah Rasyid menegaskan bahwa arah kebijakan kementerian saat ini tidak lagi semata berorientasi pada fungsi administratif, ...