Jakarta
Oleh Bachtiar pada hari Selasa, 14 Jun 2016 - 11:36:54 WIB
Bagikan Berita ini :

Rakyat Dibilang Bodoh, Politisi Golkar: Gubernurnya Lebih Bodoh Lagi

71ahokmelongo.jpg
Basuki Tjahaja Purnama Gubernur DKI Jakarta (Sumber foto : Istimewa)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) — Politisi Partai Golkar Firman Subagyo menyayangkan sikap Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok yang mengeluarkan pernyataan "Orang Bodoh Nurut Saja Sama Orang Pintar" didepan rakyat terdampak reklamasi saat sosialisasi Kajian Lingkungan Hidup Strategis (KLHS) di Balai kota.

"Kalau begitu gubernurnya lebih bodoh lagi," tandas anggota Komisi IV ini di DPR RI Jakarta, Selasa (14/06/2016).

Lebih lanjut Firman mengatakan, hal tersebut sangatlah tidak pantas diutarakan di depan masyarakat Jakarta yang merupakan rakyatnya.

Apalagi, kata dia, warga terdampak reklamasi tersebut adalah masyarakat pesisir yang budayanya sudah terkesan keras dengan pendidikan yang minim. Seharusnya, sebagai Gubernur, Ahok menjadi contoh pemimpin yang baik.

"Kan kita tahu masyarakat nelayan yang tergusur itu kan kulturnya seperti itu, sangat tradisional. Pejabat enggak boleh keluarkan kalimat yang menyinggung rakyat justru harus lihat posisi rakyat. Kalau katakan rakyat bodoh, yang salah kan yang punya tanggung jawab gubernurnya. Kenapa rakyat bodoh, berarti gubernur enggak berhasil tingkatkan pendidikan masyarakat," tegas dia.

Tak hanya itu, Firman pun mengingatkan agar Ahok lebih bisa menjaga amarahnya. Terlebih di bulan suci ramadhan.

"Jadi enggak boleh itu, sangat arogan bisa timbulkan kemarahan masyarakat. Karena bisa tersinggung apalagi di bulan ramadhan kan sangat sensitif," pungkas dia. (icl)

tag: #  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Leap Telkom Digital
advertisement
IDUL FITRI M HEKAL
advertisement
IDUL FITRI AHMAD NAJIB
advertisement
IDUL FITRI SINGGIH
advertisement
IDUL FITRI SOKSI
advertisement
Jakarta Lainnya
Jakarta

Imigrasi Jadi Motor Ekonomi, Lapas Fokus Kemandirian

Oleh Redaksi Teropongsenayan
pada hari Minggu, 29 Mar 2026
JAKARTA – Staf Khusus Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Abdullah Rasyid menegaskan bahwa arah kebijakan kementerian saat ini tidak lagi semata berorientasi pada fungsi administratif, ...
Jakarta

INDONESIA DAN KEPEMIMPINAN DUNIA: DIMULAI DARI DALAM

Dunia hari ini sedang gelisah. Konflik geopolitik meningkat, ketegangan energi mengguncang ekonomi global, dan rivalitas kekuatan besar semakin terbuka. Dalam situasi seperti ini, banyak yang ...