
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) - Wakil Ketua MPR RI Osman Sapta Odang meyakini bahwa Perombakan kabinet yang dilakukan Presiden Jokowi pada Rabu (27/7/2016) khususnya di jajaran kementerian ekonomi dan keuangan akan berdampak positif pada perekonomian.
"Saya yakin dengan kabinet baru sekarang ini kedepan akan lebih baik. Soal SMI itu akan membawa kepentingan Amerika Serikat (AS) atau consensus Washington, bagi saya tidak penting. Yang penting perekonomian nasional membaik dan rakyat bisa sejahtera,” tandas Wakil Ketua DPD RI ini di Jakarta, Rabu (03/08/2016).
Lebih lanjut Oesman pun meminta masyarakat tidak usah khawatir dengan SMI, karena tetap akan berada dalam kendali Presiden Jokowi.
Demikian pula Wiranto, yang banyak disebut terkait pelanggaran HAM pada Mei 1998.
“Itu sudah ada penyelesaiannya sendiri. Wiranto pun sudah berjanji akan menyelesaikan tugas-tugas yang sebelumnya menjadi program Luhut B. Panjaitan. Diantaranya soal pelanggaran HAM,” kata Oesman.
Menyinggung soal Menteri BUMN Rini Soemarno (RS) dan Rizal Ramli (RR), itu kata Oesman Sapta merupakan hak prerogative Presiden Jokowi.
Selain itu RR itu tidak cocok berada di dalam tim, melainkan dia harus memimpin tim.
“Presiden Jokowi juga tidak suka dengan keributan dan kegaduhan yang dipertontonkan kepada rakyat,” ujarnya.
Sementara itu mengenai tantangan Menteri Perdagangan yang dijabat oleh politisi NasDem, Enggartiasto Lukito menurut Oesman Sapto, yang terpenting bisa tidak menurunkan harga daging dari Rp 120 ribu/Kg menjadi Rp 80 ribu/Kg seperti yang diinginkan Presiden Jokowi.
"Ujian Mendag RI itu antara lain soal harga daging dan gula. Tapi, saya optimis dia akan mampu. Hanya saja untuk masalah ini jangan membatasi peran swasta. Sebab, negara yang maju itu, banyak melibatkan swasta dan pemerintah hanya membuat regulasi, aturan yang baik,” pungkasnya. (icl)