Berita
Oleh Untung SS pada hari Rabu, 31 Des 2014 - 16:35:56 WIB
Bagikan Berita ini :

YLKI Siap Bawa Kado Awal Tahun Jokowi ke MA

83tulus.jpg
Tulus Abadi (Sumber foto : Eko Hilman)

JAKARTA (TEROPONSENAYAN) -Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) siap-siap menggugat pemerintah ke Mahkamah Agung (MA) terkait penerapan sejumlah tarif layanan publik yang dilepas ke pasar bebas.

"Kita bersama LBH Jakarta sedang siapkan semua. Ini gaya pemerintahan neolib, semua public service diserahkan ke mekanisme pasar. Kalau caranya kayak begini apa tugas pemerintah," kata pengurus harian YLKI Tulus Abadi yang dihubungi TeropongSenayan, Rabu (31/12).

Menurut Tulus, kebijakan pemerintah itu tidak hanya jadi beban rakyat, tetapi pemerintah juga melepaskan tanggung jawabnya dalam memberi perlindungan. Padahal keberadaan pemerintah salah satunya adalah melindungi rakyatnya bukan membiarkan bertarung di pasar bebas.

Pemerintah, lanjut Tulus, harus dikritisi agar bertanggung jawab kepada kondisi rakyat. Kalau didiamkan semua hal bisa diserahkan ke pasar hingga akhirnya rakyat tidak punya daya beli lagi.

Mestinya Presiden Joko Widodo juga tahu tiga kartu saktinya itu (Kartu Indonesia Sehat (KIS), Kartu Indonesia Pintar (KIP) dan Kartu Indonesia sejahtera (KIS)) nggak mungkin menutup semua kebutuhan rakyat. Karena itu jangan semua diserahkan ke pasar, mulai BBM, TDL, Gas, tarif angkutan umum dan lainnya.

"Harus diingat kartu dan bantuan uang sekalipun sifatnya terbatas. BBM naik saja semua kebutuhan ikut naik. Ini tahun baru malah kasih kado rakyat dengan TDL naik, tarif angkutan naik, mau nggak mau sembako balapan naik. Kalau BBM diturunkan Rp1.000 memang harga sembako bisa turun lagi. Tragisnya di balik penurunan harga BBM, justru harganya dilepas ke pasar bebas," kata Tulus.(ss)

tag: #MA  #YLKI  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Leap Telkom Digital
advertisement
DD BERBAGI
advertisement
Berita Lainnya
Berita

Putusan MK Soal Sisa Kuota Internet, Wakil Ketua Komisi I: Berikan Perlindungan Lebih Kuat Kepada Hak Konsumen

Oleh Fath
pada hari Minggu, 26 Jul 2026
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)- Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Anton Sukartono Suratto, menyambut baik putusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang memerintahkan agar kuota internet yang sudah dibeli bisa dipakai ...
Berita

Pekerja Migran Indonesia Jadi Korban TPPO, Dijanjikan Kerja di Turki Berujung ke Libya

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Polda Metro Jaya mengungkap dugaan tindak pidana perdagangan orang atau TPPO dengan modus pemberangkatan calon pekerja migran Indonesia secara nonprocedural. Para korban ...