Opini
Oleh Emka Abdullah pada hari Kamis, 01 Jan 2015 - 09:33:13 WIB
Bagikan Berita ini :

Kicauan Harapan Anas Urbaningrum Sambut 2015

96Anas Urbaningrum (twitter).jpeg
Anas Urbaningrum (Sumber foto : Twitter @anasurbaningrum)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) -Mantan Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum selalu memanfaatkan momen-momen penting untuk mengungkapkan isi hatinya lewat twitter. Tak terkecuali momen datangnya tahun 2015.

Melalui akun @anasurbaningrum, dia menulis: "Akhir tahun dgn musibah. Semoga jadi hikmah dan pelajaran. Selamat #TahunBaru." Selanjutnya Anas menulis: "Awal tahun semoga dipenuhi optimisme dan berkah. Selamat #TahunBaru."

Tentang kebijakan pemerintahan Jokowi menurunkan harga premium juga tak luput dari kicauan Anas. "Awal tahun dengan harga BBM baru. Selamat #TahunBaru."

Anas divonis Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) 8 tahun penjara dan denda Rp 300 juta subsider tiga bulan penjara karena dianggap terlibat kasus suap dalam proyek Hambalang, Bogor, Jawa Barat. Selama di penjara mantan Ketua Umum PB HMI itu aktif menuangkan pikiran, gagasan, dan unek-uneknya lewat berbagai media sosial, termasuk twitter.(yn)

Disclaimer : Rubrik Opini adalah media masyarakat dalam menyampaikan tulisannya. Setiap Opini di kanal ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab Penulis dan teropongsenayan.com terbebas dari segala macam bentuk tuntutan. Jika ada pihak yang berkeberatan atau merasa dirugikan dengan tulisan ini maka sesuai dengan undang-undang pers bahwa pihak tersebut dapat memberikan hak jawabnya kepada penulis Opini. Redaksi teropongsenayan.com akan menayangkan tulisan tersebut secara berimbang sebagai bagian dari hak jawab.

tag: #Anas  #Tahun Baru  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Leap Telkom Digital
advertisement
IDUL FITRI M HEKAL
advertisement
IDUL FITRI AHMAD NAJIB
advertisement
IDUL FITRI SINGGIH
advertisement
IDUL FITRI SOKSI
advertisement
Opini Lainnya
Opini

Menutup Lima Jalur Haram Karier Pejabat: Ujian Awal Pemerintahan Prabowo

Oleh Muhammad Said Didu
pada hari Selasa, 17 Mar 2026
Di negeri yang konon menjunjung tinggi demokrasi dan meritokrasi, kita justru menyaksikan ironi yang berulang: jabatan publik tidak lagi menjadi hasil dari kompetensi, integritas, dan rekam jejak, ...
Opini

Yuan, Minyak, dan Perang: Ketika Iran Mengguncang Dominasi Dolar dan Membuka Topeng Oligarki Global

Dunia hari ini tidak sedang baik-baik saja. Namun yang lebih berbahaya: dunia juga tidak lagi jujur. Di balik narasi “demokrasi”, “HAM”, dan “stabilitas ...