Jakarta
Oleh Ferdiansyah pada hari Selasa, 20 Sep 2016 - 09:09:13 WIB
Bagikan Berita ini :

Bawaslu Temukan 650 Ribu Pemilih Ganda, Ahok Tak Mau Disalahkan

36pilkadajakarta.jpg
Ilustrasi (Sumber foto : IST)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) - Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) tidak mau disalahkan atas temuan Badan Pengawas Pemilu DKI Jakarta tentang 650 ribu potensi pemilih ganda. Ahok yakin ratusan ribu pemilih ganda itu bukan kesalahan dari Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Pemprov DKI Jakarta.

Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) DKI Mimah Susanti menyampaikan temuan tersebut saat bertemu dengan Ahok di Balai Kota, Senin (19/9/2016). Potensi pemilih ganda tercatat dalam Daftar Penduduk Potensial Pemilih Pemilu (DP4).

Ahok menegaskan, Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil DKI Jakarta menyatakan dalam DP4 tercatat 7,5 juta orang. Data ini lah yang dipercayai oleh Ahok. Oleh karenanya dirinya tidak mau disalahkan atas temuan Bawaslu DKI Jakarta tentang pemilih ganda.

"Itu ada lebih 650.000 lebih suara double namanya semua," kata dia.

Menurut Ahok munculnya 650.000 potensi pemilih ganda bukan kesalahan data Dukcapil. Dia menduga temuan itu muncul karan kesalahan pendataan oleh KPUD DKI Jakarta.

"Apakah ada oknum yang gandain? Ini bukan kami lho. Ini dari KPU," kata Ahok. Bawaslu, lanjut dia, sebaiknya menanyakan temuan tersebut kepada KPUD DKI Jakarta. (plt)

tag: #  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Leap Telkom Digital
advertisement
DOMPET DHUAFA KURBAN 2026
advertisement
IDUL ADHA 2026 M LOKOT N
advertisement
IDUL ADHA 2026 AHMAD NAJIB
advertisement
Jakarta Lainnya
Jakarta

Semar Institut: Kritik Adalah Hak Demokratis, tetapi Membubarkan Diskusi Bukan Tradisi Intelektual

Oleh Sahlan Ake
pada hari Selasa, 16 Jun 2026
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) - Direktur Eksekutif Semar Institut, Tunjung Budi, menyayangkan tindakan sejumlah mahasiswa yang membubarkan forum diskusi di Joglo Gelanggang Inovasi dan Kreativitas ...
Jakarta

Integritas Pegawai Jadi Fondasi Reformasi Kemenimipas 2026

Jakarta - Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas) memasuki 2026 dengan membawa semangat reformasi birokrasi dan penguatan integritas aparatur. Namun tantangan sesungguhnya bukan pada ...