Jakarta
Oleh M Anwar pada hari Minggu, 25 Sep 2016 - 17:17:18 WIB
Bagikan Berita ini :

Panas, Megawati Akan Turun Gunung Kampanye Ahok-Djarot!

90mega-ahok-djarot.jpg
Megawati dan Djarot saat mengenakan jaket merah PDI-P kepada Ahok di KPUD Jakarta, Rabu (21/9/2016) (Sumber foto : antaranews)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)--Langit politik Indonesia mulai memanas kembali menjelang pelaksanaan PIlkada serentak 2017. Terutama di ibukota Jakarta. Bahkan, Ketua Umum DPP PDI-P Megawati Soekarnoputri akan turun gunung untuk menjadi juru kampanye dalam pemilihan kepala daerah serentak 2017.

Mega dipastikan akan kampanye untuk memenangkan pasangan Ahok-Djarot yang diusung PDI-P bersama Golkar, Hanura dan Nasdem untuk merebut kursi Gubernur-Wakil Gubernur Jakarta. Terlebih lagi, kini Ahok-Djarot menghadapi penantang yang dinilai tidak ringan yaitu Anies-Sandi dan Agus-Silvy.

"Bu Megawati menjadi jurkam seluruh cagub dan cawagub yang diusung PDI-P. Baik itu di DKI Jakarta, Papua Barat, Sulawesi Barat, Babel, Banten, Gorontalo, dan daerah lain," kata Hasto Kristiyanto, Sekjen PDI-P di kediaman Megawati, Teuku Umar, Jakarta Pusat, Minggu (25/9/2016).

Turun gunungnya Megawati, menutu Hasto, akan diikuti kader PDI-P di seluruh daerah baik yang menjadi anggota DPR/DPRD atau pun kepala daerah juga akan ikut mensukseskan Pilgub 2017. PDI-P tak ingin calon yang diusungnya kalah dalam perebutan Pilkada serentak 2017 ini.

Untuk itu, PDI-P akan menerjunkan kader atau kepala daerah yang memiliki daya tarik elektoral cukup tinggi seperti Walikota Surabaya Tri Rismaharini dan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo. "Beberapa kepala daerah yang memang dinilai berhasil oleh rakyat itu juga akan bergotong royong," papar Hasto.

Hanya saja, untuk kader PDI-P yang duduk dalam jajaran kabinet dipastikan tidak akan mengikuti jejak Megawati menjadi juru kampanye. Alasannya, sesuai sikap tegas Presiden Jokowi mereka ini dilarang untuk terjun dalam politik praktis atau rangkap jabatan. Hal ini untuk menjafa independensi.

"Kalau menteri kami ikut fatsun yang ditetapkan Presiden. Pak Presiden meminta sleuruh jajaran kabinet kerja untuk betul-betul mampu bekerja menyelesaikan program-program pemerintahan," ujar papar Hasto.(ris/dbs)

tag: #  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Leap Telkom Digital
advertisement
DD BERBAGI
advertisement
Jakarta Lainnya
Jakarta

Semar Institut: Kritik Adalah Hak Demokratis, tetapi Membubarkan Diskusi Bukan Tradisi Intelektual

Oleh Sahlan Ake
pada hari Selasa, 16 Jun 2026
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) - Direktur Eksekutif Semar Institut, Tunjung Budi, menyayangkan tindakan sejumlah mahasiswa yang membubarkan forum diskusi di Joglo Gelanggang Inovasi dan Kreativitas ...
Jakarta

Integritas Pegawai Jadi Fondasi Reformasi Kemenimipas 2026

Jakarta - Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas) memasuki 2026 dengan membawa semangat reformasi birokrasi dan penguatan integritas aparatur. Namun tantangan sesungguhnya bukan pada ...