Jakarta
Oleh M Anwar pada hari Rabu, 28 Sep 2016 - 08:57:20 WIB
Bagikan Berita ini :

"Bukit Duri Tumbal Pembangunan Jakarta"

59aksi-warga-bukit-duri.jpg
Aksi penolakan penggusuran terhadap warga Bukit Duri, Jakarta Selatan, Rabu (28/9/2016) (Sumber foto : Istimewa)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) - Aksi solidaritas menolak penggusuran terhadap warga Bukit Duri, Jaksel oleh Pemprov DKI terus mengalir.

Hari ini, Rabu (28/9/2016) Pemprov DKI dengan mengerahkan Satpol PP dan aparat kepolisian membongkar pemukiman warga Bukit Duri.

Berdasarkan pantauan di lapangan, berbagai elemen ikut dalam demo penolakan penggusuran dengan membawa berbagai spanduk kecaman, salah satunya dari Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Jakarta.

Para Demonstran yang terdiri dari laki-laki, perempuan dan anak-anak itu mengikatkan pita merah putih pada lengan kiri mereka serta membawa spanduk dengan berbagai tulisan, diantaranya "Bukit Duri Tumbal Pembangunan Jakarta", dan "Rakyat Bermartabat Pejabat Bermuslihat."

Ketua Komunitas Ciliwung Merdeka Romo Sandyawan Sumardi memimpin aksi tersebut. Ia menyampaikan orasi dan menyanyikan lagu untuk menyampaikan aspirasi masyarakat akar rumput.

Pendiri Museum Rekor Dunia-Indonesia (MURI) Jaya Suprana, tokoh tionghoa Lieus Sungkharisma dan Zeng Wei Jian juga ikut mendukung aksi keprihatinan itu.(yn)

tag: #dki-jakarta  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Leap Telkom Digital
advertisement
DD BERBAGI
advertisement
Jakarta Lainnya
Jakarta

Semar Institut: Kritik Adalah Hak Demokratis, tetapi Membubarkan Diskusi Bukan Tradisi Intelektual

Oleh Sahlan Ake
pada hari Selasa, 16 Jun 2026
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) - Direktur Eksekutif Semar Institut, Tunjung Budi, menyayangkan tindakan sejumlah mahasiswa yang membubarkan forum diskusi di Joglo Gelanggang Inovasi dan Kreativitas ...
Jakarta

Integritas Pegawai Jadi Fondasi Reformasi Kemenimipas 2026

Jakarta - Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas) memasuki 2026 dengan membawa semangat reformasi birokrasi dan penguatan integritas aparatur. Namun tantangan sesungguhnya bukan pada ...