Jakarta
Oleh Alfian Risfil Auton pada hari Sabtu, 01 Okt 2016 - 18:36:09 WIB
Bagikan Berita ini :

Dirubuhkan Tahun 2013, Masjid TIM belum Juga Dibangun Pemprov DKI

61RIDWANSAIDI.jpg
Ridwan Saidi (Sumber foto : Istimewa)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) - Budayawan nasional yang juga sesepuh Betawi Ridwan Saidi mempertanyakan kebijakan Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) terkait nasib Masjid Amir Hamzah di kawasan Taman Ismail Marzuki (TIM), Cikini, Jakarta Pusat.

Pembongkaran masjid tersebut dilakukan pada Agustus 2013 lalu oleh pemerintahan Gubernur-Wakil Gubernur DKI Jakarta saat itu, Jokowi-Ahok.

Namun, kata Ridwan, hingga tiga tahun berlalu, belum ada tanda-tanda kelanjutan untuk merenovasi atau membangunnya kembali.‎

"Masjid itu ada di dalam TIM, dirubuhin, sampai sekarang belum dibangun lagi. Sekarang orang sholat di deket septic tank, di tempat parkir dasar bawah tanah. Sangat sempit dan pengap" kata Ridwan di Jakarta, Sabtu (1/10/2016).‎

Mantan anggota DPR RI dari Fraksi PPP ini menyebut, mandeknya pembangunan rumah ibadah umat Islam yang cukup bersejarah itu berakibat pada umat yang kesulitan untuk melaksanakan sholat.

"Beberapa pengunjung TIM pun sangat kecewa karena Masjid Amir Hamzah hingga kini tidak dibangun kembali," sesal. Dia.

Diketahui, Masjid Amir Hamzah yang dibangun sejak era Gubernur Ali Sadikin ini telah dinobatkan sebagai cagar budaya dan telah banyak melahirkan seniman besar seperti Chaerul Umam, WS Rendra, dan Didi Petet. Namun, masjid bersejarah tersebut akhirnya sudah rata dengan tanah tanpa bekas.‎

Dahulu, Masjid Amir Hamzah adalah tempat ibadah yang layak dan tempat diskusi pengkajian agama para pengunjung. Namun kini, para seniman, mahasiswa dan pengunjung harus salat di basement.‎ (icl)

tag: #  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Leap Telkom Digital
advertisement
IDUL FITRI M HEKAL
advertisement
IDUL FITRI AHMAD NAJIB
advertisement
IDUL FITRI SINGGIH
advertisement
IDUL FITRI SOKSI
advertisement
Jakarta Lainnya
Jakarta

Integritas Pegawai Jadi Fondasi Reformasi Kemenimipas 2026

Oleh Redaksi Teropongsenayan
pada hari Rabu, 01 Apr 2026
Jakarta - Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas) memasuki 2026 dengan membawa semangat reformasi birokrasi dan penguatan integritas aparatur. Namun tantangan sesungguhnya bukan pada ...
Jakarta

Imigrasi Jadi Motor Ekonomi, Lapas Fokus Kemandirian

JAKARTA – Staf Khusus Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Abdullah Rasyid menegaskan bahwa arah kebijakan kementerian saat ini tidak lagi semata berorientasi pada fungsi administratif, ...