Jakarta
Oleh Alfian Risfil Auton pada hari Kamis, 06 Okt 2016 - 16:25:24 WIB
Bagikan Berita ini :

Blunder Mainkan Ayat Al Quran, Kejatuhan Ahok Semakin Tampak

65ahokIII.jpg
Basuki Tjahaja Purnama Gubernur DKI Jakarta (Sumber foto : Istimewa)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) - Sekretaris Tim Pemenangan Anies Baswedan-Sandiaga S Uno, Syarif menilai tanda-tanda kejatuhan calon petahana, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) sudah semakin tampak di depan mata.

Demikian disampaikan politisi Gerindra Jakarta ini saat menanggapi blunder politik terbaru yang dilakukan Ahok terkait beredarnya video youtube berjudul 'Ahok: Anda Dibohongi Al-Quran Surat Al-Maidah 51'.

Bahkan, saat ini video tersebut tengah menjadi viral di sosial media baik Facebook ataupun Twitter dan sosial media lain.

"Ini blunder politik Ahok yang parah. Kan sudah sering saya bilang, Ahok bakal jatuh karena ulahnya sendiri. Ahok sudah makin kebablasan. Apalagi pakai mengutip ayat Al-Quran, sangat keterlaluan," kata Syarif di DPRD DKI, Jakarta, Kamis (6/10/2016).

Meski begitu, Syarif menghimbau agar umat Islam tidak terpancing dan bereaksi secara berlebihan.

"Sudah lah, tidak usa diladeni. Insyaallah dia (Ahok) pasti jatuh sendiri," pesan Syarif.

Diketahui, dalam video yang diunggah Rabu (5/10/2016) tersebut, Ahok terlihat mengatakan,

"Bapak Ibu ndak Bisa memilih Saya. dibohongi pake surah Al-Maidah 51 dan macem-macem itu. Itu hak bapak ibu. Ya, jika Bapak Ibu perasaan tidak bisa pilih nih karena saya takut masuk neraka, dibodohin gitu ya, ya enggak apa-apa? Karena ini kan panggilan pribadi bapak-ibu. Program ini jalan saja. Jadi, bapak ibu tak usah merasa enggak enak dalam nuraninya enggak bisa memilih Ahok," kata Ahok di hadapan warga di Kepulauan Seribu. ‎(icl)

tag: #  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Leap Telkom Digital
advertisement
IDUL FITRI M HEKAL
advertisement
IDUL FITRI AHMAD NAJIB
advertisement
IDUL FITRI SINGGIH
advertisement
IDUL FITRI SOKSI
advertisement
Jakarta Lainnya
Jakarta

Integritas Pegawai Jadi Fondasi Reformasi Kemenimipas 2026

Oleh Redaksi Teropongsenayan
pada hari Rabu, 01 Apr 2026
Jakarta - Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas) memasuki 2026 dengan membawa semangat reformasi birokrasi dan penguatan integritas aparatur. Namun tantangan sesungguhnya bukan pada ...
Jakarta

Imigrasi Jadi Motor Ekonomi, Lapas Fokus Kemandirian

JAKARTA – Staf Khusus Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Abdullah Rasyid menegaskan bahwa arah kebijakan kementerian saat ini tidak lagi semata berorientasi pada fungsi administratif, ...