Berita
Oleh agus eko cahyono pada hari Rabu, 28 Jan 2015 - 16:13:06 WIB
Bagikan Berita ini :

Anak-anak Ingin Indonesia Tidak Aneh-Aneh

10hidayat-nur-wahid.jpg
Hidayat Nur Wahid (Sumber foto : Eko Hilman)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN)-Bukan hanya politisi yang menagih janji Presiden Jokowi terkait evaluasi 100 hari kabinet kerja. Namun juga termasuk anak-anak pun menginginkan demikian melalui surat untuk presiden yang dirangkum dalam sebuah buku.

“Ternyata anak-anak ini mencatat dengan baik apa-apa yang dijanjikan oleh presiden," kata Wakil Ketua MPR RI Hidayat Nur Wahid saat membuka acara bedah buku ‘Surat untuk Presiden RI-Merajut Aspirasi Mengawal Demokrasi’ di Jakarta, Rabu (28/1/2015).

Dari buku berisi surat untuk presiden itu, kata Hidayat Nur Wahid, bisa menyadarkan terhadap apa-apa yang dulu dijanjikan dan mungkin sekarang dilupakan. Pada prinsipnya, kata mantan Ketua Fraksi PKS itu, anak-anak penulis surat berharap kehadiran Indonesia yang tidak aneh-aneh.

Hidayat menegaskan Indonesia sebagai negara muslim terbesar di dunia sukses melaksanakan demokrasi dan demokratisasi. Demokrasi Indonesia juga tetap dalam koridor hukum, karena Indonesia adalah negara hukum. "Demokrasi di Indonesia berjalan secara terbuka dan melibatkan banyak pihak termasuk anak-anak, lembaga pendidikan, LSM, dan lembaga tinggi negara seperti MPR/DPR/DPD RI," tuturnya. (ss)

tag: #surat  #presiden  #anak-anak  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Leap Telkom Digital
advertisement
DD BERBAGI
advertisement
Berita Lainnya
Berita

DPR Dukung Aksi Jerhemy Nemo Tebang Sawit Ilegal, Dorong Gerakan Penghijauan Berbasis Pemberdayaan Masyarakat

Oleh Sahlan Ake
pada hari Jumat, 10 Jul 2026
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Anggota Komisi IV DPR RI, Daniel Johan memuji aksi penghijauan yang dilakukan pegiat lingkungan Jerhemy Nemo. Aksi Jerhemy menjadi perhatian setelah membagikan kegiatan ...
Berita

Kasus Kekerasan Seksual Anak di Sampang: 15 Tersangka Masih Buron, Anggota DPR RI Desak Penuntasan Hukum

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Kasus kekerasan seksual terhadap anak yang mengguncang Kabupaten Sampang, Madura, mendapat sorotan tajam dari Anggota Komisi VIII DPR RI, Hj. Ansari. Legislator dari ...