Jakarta
Oleh Alfian Risfil Auton pada hari Jumat, 27 Jan 2017 - 22:03:04 WIB
Bagikan Berita ini :

Sandi : Reklamasi Teluk Jakarta untuk Siapa?

79aniesrapor.jpg
Pasangan Calon Anies-Sandi (Sumber foto : Alfian Risfil/TeropongSenayan)



JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) - Calon Wakil Gubernur DKI Jakarta, Sandiaga Uno menegaskan bahwa keadilan harus menjadi harga mati di Jakarta.
Menurutnya, reklamasi yang terus dilanjutkan adalah bentuk dari tiadanya komitmen pemerintah atas keadilan di Jakarta.

"Masalah rekalamasi adalah masalah keadilan," sebut Cawagub DKI Sandiaga Uno pada debat kedua pilkada DKI Jakarta 2017 di Hotel Bidakara, Jumat (27/1/2017) malam.

Menurut pria kelahiran Juni 1969 ini, reklamasi yang saat ini dilakukan pemerintah Jakarta menunjukkan adanya proses yang sangat tidak berkeadilan dan jauh dari prinsip transparasi.

"Keadilan di Jakarta adalah harga mati bagi kami," ujarnya yang diamini pula oleh calon gubernur pasangannya, Anies Baswedan.

Pasangan nomor urut 3 ini memandang reklamasi sangat tidak berpihak pada kepentingan rakyat dan cenderung tidak transparan sehingga akan banyak merugikan.

"Reklamasi untuk siapa? Apabila reklamasi dilakukan untuk masyarakat lalu diatur oleh pemerintah ini jadi lain, tetapi kalau reklamasi ini komersil, jadinya berbeda. Jual beli privat tanpa transparansi akan dan banyak yang rugi. Mari kita kembalikan pantai Jakarta buat semua, bukan hanya segelintir orang kaya," tutup Anies menambahkan.‎ (plt)

tag: #aniessandi  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Leap Telkom Digital
advertisement
DD BERBAGI
advertisement
Jakarta Lainnya
Jakarta

Semar Institut: Kritik Adalah Hak Demokratis, tetapi Membubarkan Diskusi Bukan Tradisi Intelektual

Oleh Sahlan Ake
pada hari Selasa, 16 Jun 2026
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) - Direktur Eksekutif Semar Institut, Tunjung Budi, menyayangkan tindakan sejumlah mahasiswa yang membubarkan forum diskusi di Joglo Gelanggang Inovasi dan Kreativitas ...
Jakarta

Integritas Pegawai Jadi Fondasi Reformasi Kemenimipas 2026

Jakarta - Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas) memasuki 2026 dengan membawa semangat reformasi birokrasi dan penguatan integritas aparatur. Namun tantangan sesungguhnya bukan pada ...