Jakarta
Oleh Ferdiansyah pada hari Sabtu, 28 Jan 2017 - 10:13:56 WIB
Bagikan Berita ini :

Istri Ungkap Alasan Sandi tak Banyak Bicara di Debat Kedua

15sandi.jpg
Sandiaga Uno (Sumber foto : Istimewa)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) - Calon Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno tidak banyak bicara selama debat kedua Pilkada DKI Jakarta yang berlangsung di Hotel Bidakara, Jumat (21/1) malam.

Nur Asia, istri Sandi, merasa suaminya memang "kurang cerewet" malam ini. Namun ia bisa memaklumi alasannya.

"Bang Sandi kurang cerewet karena bang Sandi sudah konseptor," kata Nur seusai debat.

Dia mengatakan suaminya bersikap demikian agar pusat perhatian untuk pasangan calon nomor urut tiga tidak terpecah.

"Enggak boleh ada dua matahari, satu saja," kata Nur yang mendukung suami agar tenang menjelang debat dengan membuatnya tertawa.

Menurut Nur, Sandi biasa meminta tanggapan atas penampilannya usai tampil di debat. Nur sudah bisa membayangkan percakapannya dengan Sandi terkait debat kedua.

"Tadi kamu tuh kenapa sih diam saja? Ya kan aku sudah enggak perlu banyak ngomong. Nanti pasti kayak begitu," ujar Nur yang menganggap penampilan Sandi pada debat kali ini lebih baik dari debat perdana.

"Saya tahu dia memang orang yang selalu di belakang layar, itu yang dia suka," ujarnya. (Antara/icl)

tag: #aniessandi  #pilkada-jakarta-2017  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Leap Telkom Digital
advertisement
DD BERBAGI
advertisement
Jakarta Lainnya
Jakarta

Semar Institut: Kritik Adalah Hak Demokratis, tetapi Membubarkan Diskusi Bukan Tradisi Intelektual

Oleh Sahlan Ake
pada hari Selasa, 16 Jun 2026
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) - Direktur Eksekutif Semar Institut, Tunjung Budi, menyayangkan tindakan sejumlah mahasiswa yang membubarkan forum diskusi di Joglo Gelanggang Inovasi dan Kreativitas ...
Jakarta

Integritas Pegawai Jadi Fondasi Reformasi Kemenimipas 2026

Jakarta - Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas) memasuki 2026 dengan membawa semangat reformasi birokrasi dan penguatan integritas aparatur. Namun tantangan sesungguhnya bukan pada ...