Berita
Oleh Bara Ilyasa pada hari Rabu, 01 Feb 2017 - 07:25:41 WIB
Bagikan Berita ini :

Pertanyakan Kasus SMS Misterius, Antasari Datangi Polda Metro

99antasari-azhar.jpg
Antasari Azhar (Sumber foto : Istimewa)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) - Mantan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Antasari Azhar akan mendatangi Mapolda Metro Jaya hari ini, Rabu (1/2/2017).

Kedatangannya itu untuk menanyakan perkembangan kasus pesan singkat atau SMS gelap yang telah ia laporkan beberapa waktu lalu.

Lantaran SMS gelap tersebut, Antasari harus mendekam di penjara selama tujuh tahun atas pembunuhan Direktur Putra Rajawali Banjaran Nasrudin Zulkarnaen.

"Tanggal 1 Februari 2017, sekitar jam 9 pagi, Antasari Azhar disertai Andi Syamsudin selaku keluarga korban akan mendatangi penyidik Polda Metro dengan agenda mempertanyakan penanganan perkara Laporan SMS gelap yang dilaporkan sejak 2011, namun sampai saat ini tidak ada perkembangannya," ujar pengacara Antasari, Boyamin Saiman kepada TeropongSenayan, Rabu (1/2/2017).

Selai itu, lanjut Boyamin, Antasari juga akan mendesak agar pihak kepolisian mempercepat proses laporannya untuk menemukan pelaku penyalahgunaan UU ITE itu.

"Sekaligus guna membongkar dugaan rekayasa dan dugaan kriminalisasi terhadap Antasari Azhar," ungkapnya.

Diketahui, Antasari melalui Maqdir, yang saat itu pengacaranya, pernah melayangkan laporan ke Polda Metro Jaya pada 2011.

Antasari melaporkan perkara dugaan penyalahgunaan teknologi informasi (TI) melalui pesan singkat (SMS).

Dasarnya, salah satu saksi ahli bidang TI dalam persidangan Antasari bernama Dr Ir Agung Harsoyo mengatakan, pesan singkat berisi ancaman kepada Nasrudin hanya seolah-olah berasal dari ponsel Antasari.

Saksi ahli mengatakan, hal itu diduga kuat dikirim melalui jaringan lain menggunakan perangkat teknologi tersendiri.(yn)

tag: #antasari-azhar  #polda-metro-jaya  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Idul Fitri 1441H Dharma Jaya
advertisement
Idul Fitri 1441H Mendagri Tito Karnavian
advertisement
Idul Fitri 1441H Yorrys Raweyai
advertisement
Idul Fitri 1441H Nasir Djamil
advertisement
Idul Fitri 1441H Sukamta
advertisement
Idul Fitri 1441H Irwan
advertisement
Idul Fitri 1441H Arsul Sani
advertisement
Idul Fitri 1441H Cucun Ahmad Syamsurijal
advertisement
Idul Fitri 1441H Abdul Wachid
advertisement
Idul Fitri 1441H Puteri Komarudin
advertisement
Idul Fitri 1441H Adies Kadir
advertisement
Idul Fitri 1441H Mohamad Hekal
advertisement
Idul Fitri 1441H Ahmad Najib Qodratullah
advertisement
Berita Lainnya
Berita

Bamsoet: New Normal Harus Bisa Cegah Gelombang Kedua Pandemi Covid-19

Oleh Sahlan Ake
pada hari Minggu, 31 Mei 2020
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Ketua MPR RI Bambang Soesatyo mengingatkan ada dua konsekuensi dari penerapan new normal. Pertama adalah pemulihan kehidupan berkelanjutan yang harus menjadi target ...
Berita

Terdampak COVID-19, OJK Pastikan Stabilitas Sistem Keuangan Terjaga

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memperhatikan dampak COVID-19 yang relatif mulai memberikan tekanan terhadap sektor jasa keuangan, meski demikian kondisi stabilitas sistem ...