Berita
Oleh Alfian Risfil Auton pada hari Senin, 06 Feb 2017 - 05:50:36 WIB
Bagikan Berita ini :

Presiden AMSA: Jambore Nasional Hidupkan Gerakan Komunis

93IMG-20170206-WA003.jpg
Zainuddin Arsyad (Sumber foto : Istimewa)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) - P‎residen Asean Muslim Student Asociation (AMSA), Zainuddin Arsyad mengatakan, bahwa telah terjadi penyimpangan pada kegiatan Jambore Nasional Mahasiswa yang digelar di Bumi Perkemahan Cibubur, Jakarta Timur, Sabtu (4/2/2017) kemarin.

Pasalnya, kata dia, dalam acara tersebut jutru terkesan ingin mematikan gerakan mahasiswa dan menghidupkan gerakan komunis.

Hal ini, menurut Zainuddin, tampak pada saat awal pembukaan kegiatan dimana nuansa Islam dan keindonesiaan tidak ada.

"Saat pembukaan kegiatan, tidak ada pembacaan doa dan tidak ada bendera merah putih serta simbol pancasila yang disiapkan," kata ‎Zainuddin kepada TeropongSenayan, Minggu (5/2/2017) malam.‎

"Agenda Jambore Nasional yang digagas Politisi PDIP Adian Napitupulu menurut saya sengaja diarahakan untuk mematikan gerakan mahasiswa dan menghidupkan gerakan komunis," katanya.

Bahkan, mantan Presiden BEM UMY itu menengarai kedepannya ribuan mahasiswa yang hadir akan diangkut untuk aksi kebhinnekaan di depan Istana Negara.

"Seluruh pembiayaan mereka itu di tanggung oleh pihak Adian dan politisi anti Islam dan NKRI," tegas Zainuddin.‎

Karenanya, dia menyerukan kepada ummat Islam dan mahasiswa agar siaga satu menyikapi gelagat bangkitnya komunis di Tanah Air.

"Komunis bangkit dan mahasiswa dipolitisir untuk dijadikan tameng," ungkapnya.‎

Diketahui, kegiatan Jambore Nasional Mahasiswa tersebut berlangsung pada tanggal 4 – 6 Februari 2017, bertempat di Bumi Perkemahan Cibubur, Jakarta Timur.

Ribuan mahasiswa dari 500 kampus di 25 Provinsi Indonesia dijadwalkan hadir dalam kegiatan yang juga dihadiri oleh Menteri Komunikasi dan Informatika, Rudiantara serta Menteri Pertanian, Amran Sulaiman itu.‎ (icl)

tag: #komunisme  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Leap Telkom Digital
advertisement
PRAY SUMATRA
advertisement
We Stand For Palestinian
advertisement
DD MEMULIAKAN ANAK YATIM
advertisement