Berita
Oleh Ferdiansyah pada hari Selasa, 14 Feb 2017 - 15:31:15 WIB
Bagikan Berita ini :

Antasari Sebut SBY Suruh Harry Tanoe Minta Agar Aulia Pohan Tak Ditahan

8hary-tanoe.jpg
Hary Tanoesoedibjo (Sumber foto : Istimewa)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) - Mantan Ketua Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Antasari Azhar mulai mengungkapkan pengakuan yang mengejutkan. Dia menyebut, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) ketika menjabat presiden pernah menyuruh pengusaha Hary Tanoesoedibjo, saat ini ketua umum Partai Perindo, mendatangi kediamannya di daerah BSD, Tangerang dan meminta agar Aulia Pohan tidak ditahan.

Aulia Pohan merupakan besan SBY. Saat tahun 2009, Aulia menjadi tersangka kasus korupsi dana YPPI di Bank Indonesia. Antasari saat itu menjadi ketua KPK yang mengusut kasus tersebut.

“Dia datang malam-malam ke rumah saya. Orang itu siapa? Orang itu adalah Harry Tanoesudibjo. Beliau diutus Cikeas (SBY) dan meminta agar saya tidak menahan Aulia Pohan. Dia mengatakan menemui saya ketika itu karena diperintah,” ujar Antasari saat jumpa pers di kantor sementara Bareskrim di gedung Kementerian Kelauran dan Perikanan, Jakarta Pusat, Selasa (14/2/2017).

Antasari menceritakan, Hary Tanoe menyebut jika permintaan Cikeas tersebut tak dipenuhi, bisa berdampak kepada keselamatan Antasari. Namun, mantan Kepala Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan itu tetap menolak permintaan Cikeas.

“Saya katakan tidak bisa. KPK ini sudah ada SOP (standar operasional prosedur)-nya. Kalau sudah tersangka maka harus ditahan,” kata Antasari.

Dia juga menyampaikan kepada Gary Tanoe apa pun risiko dari keputusan yang dia tempuh sudah siap dihadapi. Sebab, itu merupakan bagian dari konsekuensi profesinya sebagai penegak hukum.

Tak lama setelah itu Antasari ditangkap oleh personil kepolisian karena terlibat kasus pembunuhan Direktur Utama PT Putra Rajawali Banjaran, Nasruddin Zulkarnaen pada tahun 2009 lalu.

Pengadilan kemudian menjatuhkan vonis 18 tahun penjara. Usai menjalani hukuman 12 tahun, Presiden Joko Widodo (Jokowi) memberikan grasi pengurangan masa hukuman 6 tahun bagi Antasari.(yn)

tag: #antasari-azhar  #susilo-bambang-yudhoyono-sby  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Idul Fitri 1441H Dharma Jaya
advertisement
Idul Fitri 1441H Mendagri Tito Karnavian
advertisement
Idul Fitri 1441H Yorrys Raweyai
advertisement
Idul Fitri 1441H Nasir Djamil
advertisement
Idul Fitri 1441H Sukamta
advertisement
Idul Fitri 1441H Irwan
advertisement
Idul Fitri 1441H Arsul Sani
advertisement
Idul Fitri 1441H Cucun Ahmad Syamsurijal
advertisement
Idul Fitri 1441H Abdul Wachid
advertisement
Idul Fitri 1441H Puteri Komarudin
advertisement
Idul Fitri 1441H Adies Kadir
advertisement
Idul Fitri 1441H Mohamad Hekal
advertisement
Idul Fitri 1441H Ahmad Najib Qodratullah
advertisement
Berita Lainnya
Berita

Bamsoet: New Normal Harus Bisa Cegah Gelombang Kedua Pandemi Covid-19

Oleh Sahlan Ake
pada hari Minggu, 31 Mei 2020
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) --Ketua MPR RI Bambang Soesatyo mengingatkan ada dua konsekuensi dari penerapan new normal. Pertama adalah pemulihan kehidupan berkelanjutan yang harus menjadi target ...
Berita

Terdampak COVID-19, OJK Pastikan Stabilitas Sistem Keuangan Terjaga

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memperhatikan dampak COVID-19 yang relatif mulai memberikan tekanan terhadap sektor jasa keuangan, meski demikian kondisi stabilitas sistem ...