Jakarta
Oleh Alfian Risfil Auton pada hari Selasa, 21 Feb 2017 - 17:27:13 WIB
Bagikan Berita ini :

Tantang Tuhan, Banjir dan Sempurnanya Kegagalan Ahok

67AhokIV.jpg
Basuki Tjahaja Purnama (Sumber foto : Istimewa)

JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) - Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), menyempurnakan kegagalannya memimpin Ibu Kota di penghujung masa jabatannya.‎

Begitulah kata Ketua Umum Koalisi Rakyat Pemerhati Jakarta Baru (Katar), Sugiyanto Emik, saat menyikapi banjir di puluhan titik di Jakarta, beberapa hari terakhir.

"Dengan demikian, sempurnalah Ahok gagal di akhir kepemimpinannya," ujar Sgy panggilan akrabnya, di Jakarta, Selasa (21/2/2017).

Banjir di Jakarta, sambungnya, merupakan bukti, kesombongan Ahok menantang kuasa Tuhan dan alam tak terbukti.

"Dia sebelumnya pongah, bilang Jakarta enggak akan banjir, walaupun hujan turun tiga hari berturut-turut. Faktanya?," cetus dia.‎

"Jadi, selama ini, banyaknya foto-foto kali bersih yang bertebaran cuma kosmetik. Itu kamuflase," imbuh Sgy.‎‎

Selai banjir, Ahok pun gagal mengatasi masalah klasik Jakarta lainnya. Urbanisasi misalnya. Sebab, hingga kini sistem yang diterapkan tidak berjalan optimal.

Contohnya, penerapan tamu wajib lapor 1x24 jam tidak berjalan dan pendatang masih bisa singgah di Jakarta tanpa surat pindah.

"Akibatnya, beberapa kali menjadi sarang teroris," ungkapnya.

Modernisasi pengelolaan sampah pun gagal dilakukan Ahok. Pasalnya, ucap Sgy, barang sisa tak terpakai menerapkan sistem konvensional, bukan diolah menjadi barang bernilai ekonomis ataupun sebagai sumber energi alternatif.

"Dari dulu juga diwacanakan pembangunan ITF. Tapi, belum terealisasi sampai sekarang," cibirnya.

Masalah terakhir yang belum terselesaikan adalah kemacetan.

"Kebijakan 3 in 1 gagal. Ganjil-genap pun amburadul, karena pelanggaran masih sering terjadi," bebernya.

Sgy meyakini, warga Jakarta yang cerdas bakal memberikan 'hukuman' ke Ahok dalam waktu dekat.

"Sebagai balasan, dia tidak akan dipilih lagi, sehingga kalah di Pilkada putaran kedua nanti," pungkasnya. (icl)

tag: #ahok  #banjir-jakarta  
Bagikan Berita ini :
Advertisement
Leap Telkom Digital
advertisement
DD BERBAGI
advertisement
HUT RI M HAEKAL 2026
advertisement
Jakarta Lainnya
Jakarta

Semar Institut: Kritik Adalah Hak Demokratis, tetapi Membubarkan Diskusi Bukan Tradisi Intelektual

Oleh Sahlan Ake
pada hari Selasa, 16 Jun 2026
JAKARTA (TEROPONGSENAYAN) - Direktur Eksekutif Semar Institut, Tunjung Budi, menyayangkan tindakan sejumlah mahasiswa yang membubarkan forum diskusi di Joglo Gelanggang Inovasi dan Kreativitas ...
Jakarta

Integritas Pegawai Jadi Fondasi Reformasi Kemenimipas 2026

Jakarta - Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas) memasuki 2026 dengan membawa semangat reformasi birokrasi dan penguatan integritas aparatur. Namun tantangan sesungguhnya bukan pada ...